Pengembangan karir perawat merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit. Pengembangan karir dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pelatihan, masa kerja, dan kompetensi yang dimiliki perawat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan masa kerja terhadap pengembangan karir perawat dengan kompetensi sebagai variabel intervening di RS Santosa Hospital Bandung Central. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian adalah seluruh perawat aktif di RS Santosa Hospital Bandung Central dengan teknik sampling jenuh sehingga diperoleh 44 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup menggunakan skala Likert lima tingkat serta didukung oleh studi kepustakaan. Instrumen penelitian diuji menggunakan uji validitas dan reliabilitas untuk memastikan keabsahan dan konsistensi data. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden dan kondisi masing-masing variabel, serta analisis statistik inferensial melalui regresi atau analisis jalur (Path Analysis/SEM-PLS) untuk menguji pengaruh langsung maupun tidak langsung antarvariabel. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), koefisien determinasi (R²), dan uji mediasi guna mengetahui peran kompetensi dalam memediasi hubungan pelatihan dan masa kerja terhadap pengembangan karir perawat. Hasil penelitian diharapkan memberikan kontribusi bagi manajemen rumah sakit dalam merumuskan strategi pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pelatihan, optimalisasi pengalaman kerja, dan penguatan kompetensi guna mendukung pengembangan karir perawat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026