Pola menstruasi merupakan salah satu indikator kesehatan reproduksi remaja putri yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya pola makan. Pola makan yang tidak seimbang diduga dapat menyebabkan gangguan keseimbangan hormon reproduksi sehingga memengaruhi keteraturan siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan pola menstruasi pada remaja putri di SMP Pondok Pesantren Babul Maghfirah Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif analitik dengan metode cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 96 siswi, sedangkan sampel sebanyak 50 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pola makan dan pola menstruasi kemudian dianalisis uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 25 responden (50%) memiliki pola makan baik dan 25 responden (50%) memiliki pola makan kurang baik. Sebagian besar responden memiliki pola menstruasi tidak normal sebanyak 33 responden (66%), sedangkan 17 responden (34%) memiliki pola menstruasi normal. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,136 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan pola menstruasi pada remaja putri di SMP Pondok Pesantren Babul Maghfirah Kabupaten Aceh Besar. Disimpulkan bahwa pola makan bukan merupakan faktor yang berhubungan secara signifikan dengan pola menstruasi pada responden penelitian ini. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji faktor lain seperti tingkat stres, aktivitas fisik, status gizi, indeks massa tubuh, dan faktor hormonal yang diduga berpengaruh terhadap pola menstruasi.
Copyrights © 2026