Return saham subsektor perbankan di Indonesia menunjukkan pergerakan yang fluktuatif dan cenderung negatif sepanjang periode 2022-2024. Fenomena tersebut mendorong perlunya penelitian untuk mengidentifikasi faktor-faktor keuangan yang memengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Return on Equity (ROE) terhadap return saham perusahaan subsektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode analisis regresi data panel diterapkan dalam penelitian ini untuk menjelaskan hubungan antarvariabel. Berdasarkan hasil pengujian, Random Effect Model (REM) terpilih sebagai model estimasi terbaik. Data yang digunakan merupakan data sekunder bersumber dari data historis harga saham dan laporan tahunan emiten. Melalui teknik purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 39 perusahaan dengan total 117 observasi selama tiga tahun pengamatan. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa CAR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap return saham, sedangkan ROE berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham. Sebaliknya, LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham. Hasil uji juga menunjukkan bahwa LDR, CAR, dan ROE secara simultan berpengaruh signifikan terhadap return saham perusahaan subsektor perbankan. Temuan tersebut menegaskan bahwa investor perlu memperhatikan tingkat kecukupan modal dan profitabilitas bank sebagai pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan investasi pada saham perbankan.
Copyrights © 2026