Independensi auditor merupakan salah satu prinsip fundamental dalam menjaga kredibilitas hasil audit dan meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap laporan keuangan. Penelitian ini menganalisis pengaruh religiusitas, kompetensi, dan stres kerja terhadap independensi auditor dengan fee audit sebagai variabel moderasi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena masih ditemukannya pelanggaran independensi auditor yang dapat menurunkan kualitas audit dan mengurangi kepercayaan publik terhadap profesi akuntan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di wilayah DKI Jakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 97 auditor yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow. Data penelitian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas, kompetensi, dan fee audit berpengaruh positif signifikan terhadap independensi auditor. Sebaliknya, stres kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap independensi auditor. Dalam peran moderasi, fee audit tidak mampu memoderasi pengaruh ketiga variabel independen terhadap independensi auditor. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam memperkaya literatur mengenai faktor internal dan eksternal yang memengaruhi independensi auditor dalam lingkungan audit yang semakin kompleks dan dinamis.
Copyrights © 2026