Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, budaya organisasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peningkatan kinerja aparatur sipil negara dalam mendukung kualitas pelayanan publik, terutama ketika terdapat indikasi penurunan capaian kinerja dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya kajian lebih lanjut mengenai faktor-faktor internal organisasi yang dapat memengaruhi hasil kerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 65 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan regresi linear berganda untuk mengetahui hubungan antarvariabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama kompetensi, budaya organisasi, dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Namun, secara parsial kompetensi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan lingkungan kerja juga tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa budaya organisasi memiliki peran yang paling kuat dalam membentuk kinerja pegawai di lingkungan instansi tersebut. Oleh karena itu, peningkatan kinerja pegawai perlu diarahkan tidak hanya pada penguatan kemampuan individu, tetapi juga pada pembentukan nilai, norma, dan kebiasaan kerja yang mendukung terciptanya organisasi yang produktif dan efektif.
Copyrights © 2026