Perbankan memiliki peran penting sebagai lembaga intermediasi yang menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit. Dalam menjalankan fungsi tersebut, bank menghadapi risiko kredit yang dapat memengaruhi tingkat profitabilitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan Non Performing Loan (NPL) dan Return on Assets (ROA) serta mengkaji hubungan antara kedua rasio tersebut pada PT Bank BTPN Tbk periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari ikhtisar keuangan laporan tahunan PT Bank BTPN Tbk periode 2020–2024. Analisis dilakukan melalui perbandingan perkembangan rasio NPL dan ROA setiap tahun, kemudian diinterpretasikan berdasarkan teori dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio NPL PT Bank BTPN Tbk selama periode penelitian berada di bawah batas maksimum 5% yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan sehingga kualitas kredit perusahaan tergolong sehat. Rasio ROA mengalami fluktuasi selama periode penelitian, dengan pola pergerakan yang cenderung berlawanan arah dengan NPL meskipun tidak terjadi secara konsisten pada setiap tahun. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan risiko kredit berperan penting dalam menjaga profitabilitas bank. Selain itu, profitabilitas juga dipengaruhi oleh faktor lain, seperti pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), strategi manajemen risiko, dan aksi korporasi perusahaan.
Copyrights © 2026