Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kinerja Keuangan Bank BJB Menggunakan Rasio ROA, ROE, Dan LDR Oktovia Rahmayanti; Zamzam Zikri R; Naya Ekawati Hafsari; Neng Silma Siti Robiah; Shannon Valensya; Marsha Alivia; Nazra Faiza AH; Palupi Permata Rahmi; Eko Djoko Prabowo
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12102

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) tahun 2025 melalui rasio Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Loan to Deposit Ratio (LDR). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari laporan keuangan tahunan Bank BJB 2025. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menghitung dan menginterpretasikan nilai setiap rasio berdasarkan konsep analisis kinerja perbankan. Hasil menunjukkan Bank BJB mencatatkan ROA sebesar 0,72%, ROE 7,61%, dan LDR 99,77%. Angka ROA mengindikasikan kemampuan bank dalam menghasilkan laba dari aset masih relatif rendah, sedangkan ROE menunjukkan bank masih mampu memberikan tingkat pengembalian kepada pemegang saham. LDR yang mendekati 100% menandakan fungsi intermediasi berjalan efektif karena sebagian besar dana pihak ketiga tersalurkan sebagai kredit. Secara keseluruhan, kinerja keuangan Bank BJB tahun 2025 tergolong cukup sehat, namun perlu peningkatan efisiensi pengelolaan aset dan modal untuk mendorong profitabilitas dan memperkuat daya saing di industri perbankan.
Analisis Rasio Profitabilitas PT Bank CIMB Niaga Tbk untuk Penilaian Investasi Refina Hilda Pratiwi; Cahya Erika Dwi Nurraini Puteri; Ayu Lestari; Tiesha Lestari Anggraeni; Lisma Ramdania Putri; Siti Rahmawati; Eriska Patrisia; Palupi Permata Rahmi; Eko Djoko Prabowo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11729

Abstract

Sektor perbankan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sehingga kinerja keuangan bank menjadi salah satu pertimbangan utama investor dalam mengambil keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasio profitabilitas PT Bank CIMB Niaga Tbk selama periode 2021–2025 sebagai dasar penilaian investasi. Rasio profitabilitas yang dianalisis meliputi Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Net Interest Margin (NIM). Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan PT Bank CIMB Niaga Tbk. Teknik analisis dilakukan melalui perhitungan dan interpretasi rasio profitabilitas sesuai standar penilaian kesehatan bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA mengalami peningkatan dari tahun 2021 hingga mencapai puncaknya pada tahun 2023, kemudian mengalami sedikit penurunan pada tahun 2024 dan 2025, namun tetap berada pada kategori sangat sehat. NIM menunjukkan tren penurunan secara konsisten selama periode penelitian, tetapi seluruh nilainya masih berada di atas standar sehingga tetap dikategorikan sangat sehat. Sementara itu, ROE mengalami fluktuasi dengan kategori cukup sehat hingga kurang sehat, yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba atas modal masih perlu ditingkatkan. Secara keseluruhan, PT Bank CIMB Niaga Tbk memiliki tingkat profitabilitas yang baik dan fundamental perusahaan yang relatif kuat sehingga layak dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif investasi. Meskipun demikian, investor tetap perlu mencermati tren penurunan NIM serta mengombinasikan analisis profitabilitas dengan rasio keuangan lainnya dan mempertimbangkan kondisi ekonomi maupun pasar agar keputusan investasi yang diambil menjadi lebih komprehensif dan akurat.
Analisis Risiko Investasi dan Pengendalian Risiko PT Bank Central Asia Tbk 2023–2025 Alia Angginie; Sofi Esha Putri; Shilvira Osaesa Yoallanda; Livia Salsabilla; Mutia Fatimah; Febrianti Enjelina Dewi; Aqilah Nasywa Indraputri; Palupi Permata Rahmi; Eko Djoko Prabowo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11875

Abstract

Risiko investasi merupakan aspek penting yang perlu dikelola oleh perusahaan perbankan untuk menjaga stabilitas kinerja, ketahanan operasional, dan kepercayaan investor. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk investasi, tingkat risiko, serta pengendalian risiko pada PT Bank Central Asia Tbk selama periode 2023–2025. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data sekunder diperoleh dari laporan tahunan PT Bank Central Asia Tbk, laporan keuangan Bursa Efek Indonesia, publikasi Otoritas Jasa Keuangan, data harga penutupan dan return saham, serta literatur ilmiah yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan studi pustaka. Analisis mencakup identifikasi bentuk investasi, pemetaan risiko kredit, pasar, likuiditas, permodalan, operasional, dan teknologi informasi, pengukuran kondisi risiko berdasarkan perkembangan harga saham dan indikator keuangan, serta evaluasi strategi pengendalian perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa portofolio investasi BCA cukup beragam dan ditopang oleh kualitas aset, likuiditas, permodalan, profitabilitas, serta efisiensi operasional yang relatif kuat. Risiko pasar meningkat pada 2025 karena tekanan ekonomi global dan volatilitas pasar modal, tetapi secara keseluruhan tingkat risiko investasi masih terkendali. Penerapan Good Corporate Governance, Three Lines of Defense, manajemen aset dan liabilitas, diversifikasi portofolio, pengendalian internal, serta penguatan keamanan teknologi informasi berperan penting dalam mempertahankan stabilitas perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi pengendalian keuangan dan nonkeuangan diperlukan untuk menjaga keberlanjutan kinerja dan kepercayaan investor.
Pengaruh Non Performing Loan terhadap Profitabilitas (ROA) pada Bank BTPN Periode 2020–2024 Diva Mutia Zulfianti; Shiffa Mutia Damayanti; Hasya Salwa Salsabila; Triena Desmita Aurelia; Zefanya Mellisa Putri; Nadia Eka Lestari; Palupi Permata Rahmi; Eko Djoko Prabowo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12133

Abstract

Perbankan memiliki peran penting sebagai lembaga intermediasi yang menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit. Dalam menjalankan fungsi tersebut, bank menghadapi risiko kredit yang dapat memengaruhi tingkat profitabilitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan Non Performing Loan (NPL) dan Return on Assets (ROA) serta mengkaji hubungan antara kedua rasio tersebut pada PT Bank BTPN Tbk periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari ikhtisar keuangan laporan tahunan PT Bank BTPN Tbk periode 2020–2024. Analisis dilakukan melalui perbandingan perkembangan rasio NPL dan ROA setiap tahun, kemudian diinterpretasikan berdasarkan teori dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio NPL PT Bank BTPN Tbk selama periode penelitian berada di bawah batas maksimum 5% yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan sehingga kualitas kredit perusahaan tergolong sehat. Rasio ROA mengalami fluktuasi selama periode penelitian, dengan pola pergerakan yang cenderung berlawanan arah dengan NPL meskipun tidak terjadi secara konsisten pada setiap tahun. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan risiko kredit berperan penting dalam menjaga profitabilitas bank. Selain itu, profitabilitas juga dipengaruhi oleh faktor lain, seperti pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), strategi manajemen risiko, dan aksi korporasi perusahaan.