Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan pengungkapan laporan keberlanjutan (sustainability report) perusahaan sektor pariwisata dengan mengacu pada Global Reporting Initiative (GRI) Standard, serta mengidentifikasi dimensi aspek pengungkapan yang paling banyak dan paling sedikit diungkapkan oleh perusahaan-perusahaan terkait. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deksriptif komparatif berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keberlanjutan dan laporan tahunan perusahaan pada periode penelitian 2023 dan 2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh hasil dua perusahaan yang terdaftar di BEI, yaitu PT Panorama Sentrawisata Tbk. (PANR) dan PT Dyandra Media International Tbk. (DYAN), dengan teknik analisis yaitu analisis konten dan penilaian binary score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkat pengungkapan sustainability report kedua perusahaan masih tergolong rendah dengan kategori “Limited Disclose” dengan persentase tahun 2023 untuk PANR sebesar 28% dan DYAN sebesar 31%, sementara tahun 2024 meningkat untuk PANR menjadi 32% dan DYAN menjadi 39%. Pada pengungkapan standar universal tahun 2023, kedua perusahaan telah mengungkapkan secara terbatas dan memperoleh predikat “Partially Applied” dan meningkat pada tahun 2024 dengan memperoleh predikat “Well Applied” yang berarti telah melakukan pengungkapan hampir secara keseluruhan. Namun, pengungkapan pada standar spesifik dua periode 2023 dan 2024 masih terdapat variasi hasil pengungkapan pada dimensi ekonomi (GRI 200), dimensi lingkungan (GRI 300), dan dimensi sosial (GRI 400) pada perusahaan-perusahaan terkait, dengan dimensi lingkungan menjadi yang paling dominan diungkapkan oleh DYAN dan dimensi ekonomi menjadi dimensi dengan tingkat pengungkapan terendah pada kedua perusahaan.
Copyrights © 2026