Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, gaya hidup hedonis (self-reward), dan self control terhadap perilaku pengelolaan keuangan pada Generasi Z di Kota Bogor, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan populasi Generasi Z berusia 14–29 tahun yang berdomisili di Kota Bogor. Sampel berjumlah 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dan dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria memiliki kewenangan atas dana pribadi serta aktif menggunakan layanan keuangan digital. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner daring berskala Likert yang terdiri atas 32 pernyataan. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji parsial, uji simultan, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan dengan nilai t hitung 3,656 dan signifikansi 0,000. Gaya hidup hedonis (self-reward) tidak berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung 1,858 dan signifikansi 0,066, sedangkan self control berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t hitung 9,071 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F hitung 84,148 dan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,716 menunjukkan bahwa 71,6 persen variasi perilaku pengelolaan keuangan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa pemahaman finansial dan pengendalian diri merupakan fondasi utama bagi Gen Z dalam membangun perilaku keuangan yang sehat.
Copyrights © 2026