Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Return on Assets (ROA) PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebagai indikator dalam pertimbangan investasi pada saham BBCA tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari Laporan Keuangan Konsolidasian BBCA per 31 Desember 2025 dan 2024. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis rasio keuangan dengan menghitung nilai ROA menggunakan rumus perbandingan laba bersih terhadap total aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ROA BBCA tahun 2025 sebesar 3,63%, mengalami penurunan dari tahun 2024 yang mencapai 3,78%. Penurunan ini disebabkan oleh pertumbuhan total aset (9,49%) yang lebih cepat dibandingkan pertumbuhan laba bersih (4,94%). Meskipun demikian, rasio Non-Performing Loan (NPL) bruto BBCA membaik dari 1,78% menjadi 1,71%, menunjukkan kualitas aset yang tetap terjaga. ROA terbukti menjadi salah satu indikator penting dalam analisis fundamental yang dapat digunakan investor sebagai bahan pertimbangan investasi, meskipun tetap perlu mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti kondisi industri dan prospek bisnis perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa BBCA memiliki kinerja profitabilitas yang stabil dengan tingkat efisiensi yang sehat, sehingga masih menarik bagi investor jangka panjang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengambilan keputusan investasi dan menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya di bidang analisis fundamental perbankan, khususnya dalam memahami peran rasio profitabilitas terhadap nilai investasi saham sektor perbankan di Indonesia.
Copyrights © 2026