Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sistem Akuntansi Manajemen terhadap Kinerja Manajerial serta menguji Gaya Kepemimpinan Transformasional sebagai variabel moderasi pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 pemilik atau pengelola UMKM yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan masa usaha, keterlibatan dalam pengelolaan, dan pemahaman pencatatan keuangan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis dengan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 3. Hasil evaluasi model pengukuran menunjukkan bahwa seluruh indikator memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Pengujian model struktural menunjukkan Sistem Akuntansi Manajemen berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Manajerial dengan koefisien 0,442 dan nilai p 0,000. Gaya Kepemimpinan Transformasional juga berpengaruh langsung positif dan signifikan dengan koefisien 0,406 dan nilai p 0,000. Namun, interaksi keduanya menghasilkan koefisien -0,027 dan nilai p 0,790, sehingga Gaya Kepemimpinan Transformasional tidak terbukti memoderasi hubungan tersebut. Model mampu menjelaskan 66,1% variasi Kinerja Manajerial. Temuan menegaskan bahwa peningkatan kinerja UMKM lebih ditentukan oleh kualitas informasi akuntansi manajemen dan kepemimpinan secara langsung, bukan efek interaksi keduanya. Pelaku UMKM perlu memperkuat pencatatan, pengendalian biaya, perencanaan, evaluasi, dan pengambilan keputusan berbasis informasi yang relevan, akurat, serta tepat waktu.
Copyrights © 2026