Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Pengungkapan Pengendalian Internal dan Kepemilikan Manajerial terhadap Kinerja Perusahaan BUMN dengan Komisaris Independen sebagai Variabel Moderasi Intan Ratna Dila Intan; Rizky Ridwan; Amalia Siti Khodijah
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 6: September 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i6.11694

Abstract

Abstract: Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional melalui kontribusi terhadap APBN. Namun, dalam beberapa tahun terakhir kontribusi dividen BUMN mengalami fluktuasi yang menurun, sejalan dengan penurunan laba bersih, berkurangnya pendapatan, serta meningkatnya liabilitas. Kondisi tersebut berimplikasi pada kinerja keuangan yang belum optimal, khususnya Return on Assets (ROA) yang cenderung rendah bahkan negatif pada beberapa periode, termasuk pada BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Fenomena ini menegaskan pentingnya tata kelola perusahaan yang efektif, terutama melalui pengendalian internal, kepemilikan manajerial, serta peran komisaris independen sebagai pengawas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengungkapan pengendalian internal dan kepemilikan manajerial terhadap kinerja perusahaan dengan komisaris independen sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan tahunan BUMN periode 2019–2024, yang dianalisis melalui regresi data panel dan Moderate Regression Analysis (MRA) menggunakan E-Views. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan pengendalian internal berpengaruh positif terhadap kinerja, sedangkan kepemilikan manajerial tidak signifikan. Selain itu, komisaris independen tidak mampu memoderasi hubungan antara variabel independen dan kinerja. Temuan ini menegaskan perlunya BUMN memperkuat sistem pengendalian internal dan mengoptimalkan peran komisaris independen untuk meningkatkan kinerja secara berkelanjutan.
Analisis Pengendalian Biaya Kualitas Untuk Mengurangi Produk Rusak Di UMKM Baby Fish Aksal Jaya Shella Ginayah Putri; Gista Rismayani; Amalia Siti Khodijah
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 6: September 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i6.11819

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengendalian biaya kualitas sebagai strategi untuk menekan produk rusak pada UMKM Baby Fish Aksal Jaya. Produk rusak masih menjadi masalah berulang yang meningkatkan pemborosan produksi dan menurunkan efisiensi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun UMKM belum memiliki sistem pencatatan biaya kualitas yang terstruktur, praktik biaya pencegahan, penilaian, kegagalan internal, dan kegagalan eksternal tetap dilakukan. Upaya pengendalian berupa pelatihan karyawan, penyortiran bahan baku, serta perawatan fasilitas produksi terbukti dapat mengurangi produk rusak, meskipun masih terbatas oleh pemahaman dan alokasi biaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pengendalian biaya kualitas yang sistematis sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi, meminimalkan kerugian, dan memperkuat daya saing. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi konsep biaya kualitas dalam manajemen UMKM sebagai strategi berkelanjutan untuk peningkatan kualitas dan profitabilitas usaha.
Pengaruh Tingkat Pemahaman Green Accounting Dan Kepedulian Lingkungan Terhadap Praktik Green Accounting Pada UMKM Manufaktur Di Tasikmalaya Intan Putri Ayu; Rizky Ridwan; Amalia Siti Khodijah
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 6: September 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i6.11897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pemahaman green accounting dan kepedulian lingkungan terhadap praktik green accounting pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor manufaktur di Tasikmalaya. Latar belakang penelitian didasari oleh meningkatnya isu kerusakan lingkungan akibat limbah industri, termasuk kontribusi dari UMKM, sehingga diperlukan strategi akuntansi yang berorientasi pada keberlanjutan. Green accounting hadir sebagai pendekatan yang mampu mengintegrasikan aspek lingkungan ke dalam sistem akuntansi tradisional.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku UMKM manufaktur di Tasikmalaya. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh tingkat pemahaman green accounting dan kepedulian lingkungan terhadap praktik green accounting.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman green accounting berpengaruh positif terhadap praktik green accounting. Selain itu, kepedulian lingkungan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap praktik green accounting pada UMKM. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan praktik akuntansi ramah lingkungan.Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi green accounting serta kesadaran lingkungan di kalangan pelaku UMKM terlebih khusus sektor manufaktur agar mampu mendukung keberlanjutan usaha sekaligus menjaga kelestarian lingkungan
Pengaruh Sistem Akuntansi Manajemen terhadap Kinerja Manajerial: Peran Kepemimpinan Transformasional Adelia Putri Ramdani; Amalia Siti Khodijah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sistem Akuntansi Manajemen terhadap Kinerja Manajerial serta menguji Gaya Kepemimpinan Transformasional sebagai variabel moderasi pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 pemilik atau pengelola UMKM yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan masa usaha, keterlibatan dalam pengelolaan, dan pemahaman pencatatan keuangan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis dengan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 3. Hasil evaluasi model pengukuran menunjukkan bahwa seluruh indikator memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Pengujian model struktural menunjukkan Sistem Akuntansi Manajemen berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Manajerial dengan koefisien 0,442 dan nilai p 0,000. Gaya Kepemimpinan Transformasional juga berpengaruh langsung positif dan signifikan dengan koefisien 0,406 dan nilai p 0,000. Namun, interaksi keduanya menghasilkan koefisien -0,027 dan nilai p 0,790, sehingga Gaya Kepemimpinan Transformasional tidak terbukti memoderasi hubungan tersebut. Model mampu menjelaskan 66,1% variasi Kinerja Manajerial. Temuan menegaskan bahwa peningkatan kinerja UMKM lebih ditentukan oleh kualitas informasi akuntansi manajemen dan kepemimpinan secara langsung, bukan efek interaksi keduanya. Pelaku UMKM perlu memperkuat pencatatan, pengendalian biaya, perencanaan, evaluasi, dan pengambilan keputusan berbasis informasi yang relevan, akurat, serta tepat waktu.
Pengaruh Pelaporan Keberlanjutan terhadap Biaya Modal dengan Kecakapan Manajerial sebagai Variabel Moderasi Fitriani; Rizky Ridwan; Amalia Siti Khodijah
Jurnal Literasi Akuntansi Vol 6 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Yayasan Literasi Ilmiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55587/jla.v6i1.211

Abstract

Purpose: This study aims to comprehensively examine the impact of sustainability reporting on capital costs through a multidimensional approach and managerial skills as moderation. Method: This study uses a quantitative method with multiple linear regression and moderated regression analysis (MRA) in non-financial companies on the IDX in 2023-2024 by using purposive sampling in the sample selection process to suit the research objectives. Finding: The results of the study show that sustainability reporting in full or per dimension, namely economic, environmental and social, does not have a significant effect on capital costs. The moderation test found managerial proficiency only strengthened the positive relationship between the environmental dimension and the cost of capital. Novelty: This study offers a new contribution to the literature on the influence of sustainability reporting on capital costs and considers managerial skills as a moderation variable by separating the three components of disclosure in sustainability reporting, namely economic, environmental, and social.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Muzakki Dalam Membayar Zakat Melalui Lembaga Amil Zakat Rani Nurul Rohmah; Amalia Siti Khodijah
Mandiri : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah, Yayasan Mentari Meraki Asa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jak.v5i2.2077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan, kualitas pelayanan, dan aksesibilitas terhadap keputusan muzakki dalam membayar zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tasikmalaya. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggabungan ketiga variabel tersebut ke dalam satu model prediktif berbasis Theory of Planned Behavior, sehingga memperluas cakupan teoritis TPB dari konteks wilayah perkotaan menuju wilayah kabupaten dengan karakteristik aksesibilitas yang berbeda dan masih minim dikaji. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data primer dari 100 responden yang dipilih melalui purposive sampling dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan, kualitas pelayanan, dan aksesibilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan muzakki, dengan kualitas pelayanan sebagai variabel paling dominan, diikuti oleh kepercayaan dan aksesibilitas. Temuan ini memperkuat relevansi Theory of Planned Behavior dalam menjelaskan perilaku muzakki di wilayah kabupaten serta memberikan implikasi praktis bagi BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya untuk memprioritaskan peningkatan kualitas pelayanan sebagai strategi utama dalam meningkatkan penghimpunan zakat.   This study aims to analyze the influence of trust, service quality, and accessibility on the decisions of muzakki (zakat payers) to pay zakat through the National Zakat Agency (BAZNAS) of Tasikmalaya Regency. The study’s novelty lies in integrating these three variables into a predictive model based on the Theory of Planned Behavior (TPB), thereby extending the theory's scope from urban settings to a regency contextan area characterized by distinct accessibility features that has received limited scholarly attention. Employing an associative quantitative approach, the study utilized primary data from 100 respondents selected via purposive sampling and analyzed the data using multiple linear regression. The results indicate that trust, service quality, and accessibility have a positive and significant influence on muzakki decisions; service quality emerged as the most dominant variable, followed by trust and accessibility. These findings reinforce the relevance of the Theory of Planned Behavior in explaining muzakki behavior within a regency setting and offer practical implications for BAZNAS Tasikmalaya Regency to prioritize service quality improvements as a key strategy for boosting zakat collection.  
Pengaruh Transparansi dan Kepatuhan Syariah dalam Perspektif Nasabah terhadap Kepercayaan Nasabah dalam Investasi Dana Syirkah di Perbankan Syariah Rahayu Rahayu; Amalia Siti Khodijah
Mandiri : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah, Yayasan Mentari Meraki Asa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jak.v5i2.2079

Abstract

Rendahnya kepercayaan nasabah dalam berinvestasi dana syirkah di perbankan syariah Tasikmalaya menunjukkan adanya kesenjangan penelitian, karena studi sebelumnya lebih banyak menilai kepatuhan syariah dari aspek regulasi formal daripada persepsi nasabah. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian transparansi dan kepatuhan syariah terhadap kepercayaan nasabah dalam investasi dana syirkah berbasis bagi hasil. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 100 nasabah dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa transparansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan nasabah, sedangkan kepatuhan syariah tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan nasabah dengan kemampuan penjelasan sebesar 23,3%. Temuan ini memperkuat Signaling Theory bahwa transparansi menjadi sinyal penting dalam mengurangi asimetri informasi dan meningkatkan kepercayaan nasabah, sementara kepatuhan syariah masih memerlukan penguatan melalui komunikasi dan edukasi yang lebih efektif.   Low customer trust in investing in dana syirkah at Islamic banks in Tasikmalaya indicates a research gap, as previous studies have largely examined Sharia compliance from the perspective of formal regulatory mechanisms rather than customers’ subjective perceptions. The novelty of this study lies in examining the effects of transparency and Sharia compliance on customer trust in profit-sharing-based dana syirkah investments. Using a quantitative survey of 100 Islamic bank customers selected through purposive sampling, the data were analyzed using multiple linear regression. The results show that transparency has a positive and significant effect on customer trust, whereas Sharia compliance has no significant effect. Simultaneously, both variables significantly influence customer trust, explaining 23.3% of its variation. These findings support Signaling Theory, suggesting that transparency serves as an effective signal in reducing information asymmetry and strengthening customer trust, while Sharia compliance requires stronger communication and education to enhance its perceived role among customers.
Pengaruh Transparansi Informasi terhadap Kepercayaan Nasabah Dana Pihak Ketiga dengan Kepatuhan Prinsip Syariah sebagai Variabel Moderasi Gina Ginayah; Amalia Siti Khodijah
Mandiri : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah, Yayasan Mentari Meraki Asa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jak.v5i2.2081

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh transparansi informasi terhadap kepercayaan nasabah Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Tasikmalaya, dengan kepatuhan prinsip syariah sebagai variabel moderasi pascainsiden serangan siber BSI 2023. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian eksplisit kepatuhan prinsip syariah sebagai moderator atas hubungan transparansi informasi berbasis pengalaman pascakrisis dan kepercayaan nasabah DPK, kombinasi yang belum diuji pada konteks BSI Tasikmalaya. Data dikumpulkan dari 110 nasabah aktif DPK melalui kuesioner daring secara purposive sampling dan dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil menunjukkan transparansi informasi berpengaruh positif signifikan terhadap kepercayaan nasabah (H1 diterima), sementara kepatuhan prinsip syariah terbukti memoderasi hubungan tersebut secara signifikan namun dengan arah memperlemah, bertentangan dengan arah memperkuat yang dihipotesiskan (H2 ditolak). Model menjelaskan 68,4% variasi kepercayaan nasabah DPK. Temuan ini memperkaya Signaling Theory dalam konteks perbankan syariah pascakrisis dan merekomendasikan BSI Tasikmalaya memperkuat komunikasi transparan, terutama pada segmen nasabah dengan persepsi kepatuhan syariah yang belum tinggi.   This study examines the effect of information transparency on Third-Party Fund (DPK) customer trust at Bank Syariah Indonesia (BSI) Tasikmalaya, with Sharia principle compliance as a moderating variable following the 2023 BSI cyberattack. Its novelty lies in explicitly testing Sharia compliance as a moderator of the relationship between post-crisis information transparency and DPK customer trust, a combination not previously examined at BSI Tasikmalaya. Data from 110 active DPK customers were collected via a purposively sampled online questionnaire and analyzed using Moderated Regression Analysis (MRA). Information transparency had a significant positive effect on customer trust (H1 supported), while Sharia compliance significantly moderated this relationship in a weakening rather than strengthening direction, contrary to the hypothesis (H2 rejected). The model explained 68.4% of the variance in customer trust. These findings extend Signaling Theory to post-crisis Islamic banking and suggest BSI Tasikmalaya strengthen transparent communication, particularly for customers with lower perceptions of Sharia compliance.