Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh independensi auditor, skeptisisme profesional, dan tekanan klien terhadap ketepatan pemberian opini audit dengan pengalaman auditor sebagai variabel moderasi. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kasus ketidaktepatan opini audit yang menurunkan kepercayaan publik terhadap profesi auditor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer dari 96 auditor pada Kantor Akuntan Publik di DKI Jakarta yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa independensi auditor, skeptisisme profesional, dan tekanan klien berpengaruh positif signifikan terhadap ketepatan pemberian opini audit. Pengalaman auditor memperkuat pengaruh independensi, namun memperlemah pengaruh skeptisisme profesional dan tekanan klien. Temuan ini memperkaya literatur mengenai faktor-faktor yang memengaruhi ketepatan pemberian opini audit.
Copyrights © 2026