Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Biaya Informasi, Biaya Transport, dan Manfaat Kebijakan terhadap Keputusan Memilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara dengan Tekanan Sosial (Civic Duty) sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 250 responden yang dipilih sebagai sumber data penelitian. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji pengaruh langsung antarvariabel sekaligus peran moderasi Tekanan Sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Biaya Informasi tidak berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Memilih. Biaya Transport juga tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan politik responden. Sebaliknya, Manfaat Kebijakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Memilih serta menjadi faktor paling dominan dalam membentuk pilihan politik masyarakat. Sementara itu, Tekanan Sosial tidak terbukti mampu memoderasi hubungan antara Biaya Informasi, Biaya Transport, maupun Manfaat Kebijakan dengan Keputusan Memilih. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku memilih masyarakat Sulawesi Tenggara cenderung lebih dipengaruhi oleh pertimbangan rasional terhadap manfaat kebijakan yang ditawarkan dibandingkan biaya partisipasi maupun dorongan sosial. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa kandidat dan tim kampanye perlu menekankan kejelasan, relevansi, dan manfaat nyata dari program kebijakan untuk meningkatkan dukungan pemilih. Hasil tersebut juga memperkuat perspektif pilihan rasional dalam menjelaskan perilaku elektoral pada konteks politik lokal di wilayah Sulawesi Tenggara tersebut.
Copyrights © 2026