Riset ini bertujuan untuk menguji bagaimana dampak pembelian, kualitas pelayanan, persentasi pelanggan, dan kepuasan konsumen terhadap kenaikan harga bahan baku serta penetapan harga restoran di Kabupaten Karawang. Latar belakang riset ini didasari oleh kenyataan bahwa restoran di Kabupaten Karawang menghadapi tekanan ganda yang saling terkait: kebutuhan untuk menyerap atau meneruskan kenaikan biaya bahan baku ke harga jual, sekaligus kebutuhan untuk menjaga loyalitas pelanggan di tengah pasar yang semakin sensitif terhadap perubahan harga, terutama pada kelompok konsumen menengah bawah. Untuk menjawab persoalan tersebut, riset ini menggunakan metode analisis kualitatif yang langsung mewawancarai narasumber secara mendalam guna menggali pengalaman, persepsi, dan strategi yang melatar belakangi keputusan harga maupun perilaku konsumsi. Adapun narasumber penelitian merupakan konsumen yang konsisten melakukan kebiasaan rutin ke restoran dengan frekuensi mingguan di Kabupaten Karawang. Banyaknya responden ialah sejumlah 100 responden, yang dipilih melalui teknik purposive sampling agar dapat memberikan informasi yang relevan dan mendalam. Hasil riset memaparkan bahwa harga bahan baku yang naik pada restoran itu berdampak pada frekuensi kunjungan konsumen serta tingkat kepuasan konsumen secara keseluruhan. Selanjutnya, kualitas pelayanan berdampak pada loyalitas konsumen lewat mediasi kepuasan konsumen secara parsial, bukan mediasi penuh. Temuan ini menegaskan bahwa keputusan penetapan harga restoran tidak dapat dilepaskan dari dinamika biaya, kualitas layanan, dan perilaku konsumen secara bersamaan, sehingga pelaku usaha restoran perlu mempertimbangkan ketiganya secara terintegrasi dalam merumuskan strategi harga yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026