Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dampak Inflasi dan Pelemahan Rupiah terhadap Daya Beli Masyarakat Kabupaten Karawang Devia Rahayu; Dinda Afriliani; Mutiara Fitri Nabilah; Muhammad Akhdiyatul’Aein; Febrian Mulyany
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak tingkat inflasi serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap daya beli dan pola konsumsi masyarakat Kabupaten Karawang. Kenaikan harga akibat ketidakstabilan ekonomi turut memengaruhi kelompok masyarakat dengan pendapatan tetap, termasuk pelajar dan mahasiswa yang mengandalkan uang saku bulanan sebagai sumber pendapatan utama mereka. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kuantitatif dengan menerapkan skala Likert tiga poin secara tegas kepada 107 responden yang berlokasi di berbagai wilayah Kabupaten Karawang, termasuk Cikampek, Klari, dan Purwasari, sehingga data yang diperoleh dapat merepresentasikan kondisi masyarakat di kawasan industri tersebut. Konteks studi ini didasarkan pada tren pelemahan rupiah yang berlanjut selama semester pertama tahun 2026, dari Rp16.700 per dolar AS pada awal Januari menjadi Rp17.900 per dolar AS pada akhir Juni, atau mengalami depresiasi hampir 5%. Temuan studi menunjukkan bahwa inflasi dan pelemahan rupiah secara signifikan mengurangi jumlah uang yang tersedia bagi masyarakat umum, sehingga jumlah barang yang dapat dibeli dengan nilai nominal yang sama menurun secara nyata. Kondisi ini mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat menjadi lebih hemat, memprioritaskan kebutuhan pokok, beralih ke barang yang lebih murah, dan mengurangi pengeluaran yang tidak mendesak. Dengan demikian, tekanan ekonomi memaksa masyarakat menyesuaikan perilaku konsumsi mereka agar tetap dapat bertahan di tengah kenaikan biaya hidup yang semakin tidak menentu yang terus berlangsung.
Analisis Kenaikan Harga Bahan Baku terhadap Keputusan Penetapan Harga Restoran dan Daya Beli Konsumen di Kabupaten Karawang Dhiya Ulhaq Maulani; Salma Syahidatunnisa; Nabila Nisa Haifa; Muhammad Akhdiyatul’Aein; Erry Cahyono
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12413

Abstract

Riset ini bertujuan untuk menguji bagaimana dampak pembelian, kualitas pelayanan, persentasi pelanggan, dan kepuasan konsumen terhadap kenaikan harga bahan baku serta penetapan harga restoran di Kabupaten Karawang. Latar belakang riset ini didasari oleh kenyataan bahwa restoran di Kabupaten Karawang menghadapi tekanan ganda yang saling terkait: kebutuhan untuk menyerap atau meneruskan kenaikan biaya bahan baku ke harga jual, sekaligus kebutuhan untuk menjaga loyalitas pelanggan di tengah pasar yang semakin sensitif terhadap perubahan harga, terutama pada kelompok konsumen menengah bawah. Untuk menjawab persoalan tersebut, riset ini menggunakan metode analisis kualitatif yang langsung mewawancarai narasumber secara mendalam guna menggali pengalaman, persepsi, dan strategi yang melatar belakangi keputusan harga maupun perilaku konsumsi. Adapun narasumber penelitian merupakan konsumen yang konsisten melakukan kebiasaan rutin ke restoran dengan frekuensi mingguan di Kabupaten Karawang. Banyaknya responden ialah sejumlah 100 responden, yang dipilih melalui teknik purposive sampling agar dapat memberikan informasi yang relevan dan mendalam. Hasil riset memaparkan bahwa harga bahan baku yang naik pada restoran itu berdampak pada frekuensi kunjungan konsumen serta tingkat kepuasan konsumen secara keseluruhan. Selanjutnya, kualitas pelayanan berdampak pada loyalitas konsumen lewat mediasi kepuasan konsumen secara parsial, bukan mediasi penuh. Temuan ini menegaskan bahwa keputusan penetapan harga restoran tidak dapat dilepaskan dari dinamika biaya, kualitas layanan, dan perilaku konsumen secara bersamaan, sehingga pelaku usaha restoran perlu mempertimbangkan ketiganya secara terintegrasi dalam merumuskan strategi harga yang berkelanjutan.
Pengaruh Penggunaan E-Wallet Terhadap Pengelolaan Keuangan Genz Diera Digital Studi Kasus: Kabupaten Karawang Firna Aulia; Salwa Ramadhani; Vina Fitriani; Muhammad Akhdiyatul’Aein; Sarip Hidayat
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13020

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam sistem pembayaran dan meningkatkan penggunaan Electronic Wallet (e-wallet) sebagai alat transaksi non-tunai, khususnya di kalangan Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh penggunaan e-wallet terhadap pengelolaan keuangan Generasi Z di era digital dengan studi kasus di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif dan explanatory research. Sampel penelitian berjumlah 100 responden Generasi Z yang berdomisili di Kabupaten Karawang dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert lima poin, sedangkan data sekunder diperoleh dari jurnal ilmiah dan publikasi yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear sederhana, uji t (parsial), dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel sehingga layak digunakan dalam analisis. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 3,445 lebih besar daripada t tabel sebesar 1,66 (3,445 > 1,66), dengan nilai signifikansi 0,001 lebih kecil dari 0,05 (0,001 < 0,05). Dengan demikian, H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hasil penelitian membuktikan bahwa penggunaan e-wallet berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan Generasi Z di Kabupaten Karawang. Pemanfaatan e-wallet yang baik dapat membantu mengatur pengeluaran, memantau transaksi, dan mendukung perencanaan keuangan secara lebih efektif.