Kualitas audit merupakan aspek krusial dalam menjaga kredibilitas profesi akuntan publik karena laporan keuangan yang telah diaudit menjadi dasar pengambilan keputusan bagi investor, kreditur, dan pemangku kepentingan lainnya. Salah satu unsur yang memengaruhi kualitas audit adalah kertas kerja pemeriksaan sebagai dokumentasi atas seluruh prosedur audit sesuai Standar Audit (SA) 230. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kertas kerja pemeriksaan terhadap kualitas audit, dengan pengalaman auditor dan kompetensi auditor sebagai variabel moderasi, menggunakan Agency Theory sebagai landasan teoritis. Penelitian menggunakan metode kuantitatif asosiatif dengan desain survei. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert kepada 100 auditor pada 19 Kantor Akuntan Publik di wilayah DKI Jakarta dengan teknik sampling jenuh, dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) berbantuan SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kertas kerja pemeriksaan, pengalaman auditor, dan kompetensi auditor masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit, serta pengalaman dan kompetensi auditor terbukti memoderasi dan memperkuat pengaruh kertas kerja pemeriksaan terhadap kualitas audit. . Penelitian ini menilai kualitas audit tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumentasi audit, tetapi juga oleh karakteristik auditor itu sendiri. Temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi Kantor Akuntan Publik dan auditor pada peningkatan kualitas audit melalui penyusunan dokumentasi yang layak serta pengembangan pengalaman dan kompetensi profesional.
Copyrights © 2026