Meningkatnya penetrasi pengguna internet di Indonesia membuktikan bahwa internet telah menjadi bagian penting dalam aktivitas masyarakat Indonesia, khususnya melalui akses mobile data pada layanan operator seluler. Sebagai operator dengan pangsa pasar terbesar, Telkomsel tetap perlu memperhatikan potensi perpindahan pelanggan ke operator lain. Penelitian ini menganalisis sejauh mana Perceived Value dan Switching Barrier memengaruhi Switching Intention pada pengguna Telkomsel prabayar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei yang menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data serta melibatkan 97 responden pengguna aktif internet Telkomsel prabayar yang berusia di atas 17 tahun, dengan jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Lemeshow. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan SPSS versi 27. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa Perceived Value secara parsial tidak berpengaruh terhadap Switching Intention. Switching Barrier secara parsial berpengaruh negatif terhadap Switching Intention. Secara simultan Perceived Value dan Switching Barrier berpengaruh signifikan terhadap Switching Intention. Dengan demikian, niat pelanggan untuk berpindah lebih dipengaruhi oleh hambatan berpindah yang telah terbentuk berupa kebiasaan penggunaan, keterikatan, dan kenyamanan, dibandingkan sekadar perbandingan manfaat dan biaya yang dirasakan oleh pelanggan.
Copyrights © 2026