Kajian ini mengevaluasi sejauh mana variabel kompetensi serta motivasi kerja berdampak terhadap tingkat produktivitas tenaga kerja di Peternakan Ayam Petelur Sanjaya, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya. Peneliti menerapkan desain kuantitatif berbasis metode asosiatif untuk menguji keterkaitan antarvariabel. Pelaksanaan riset ini melibatkan seluruh anggota populasi yang mencakup 42 pekerja sebagai sampel penelitian melalui penerapan teknik penarikan sampel jenuh. Pengumpulan data primer berlangsung lewat penyebaran instrumen kuesioner, kemudian peneliti mengolah data tersebut memakai teknik analisis regresi linier berganda melalui pemrosesan perangkat lunak SPSS. Temuan lapangan membuktikan bahwasanya aspek kompetensi memberikan kontribusi positif sekaligus signifikan terhadap taraf produktivitas kerja para pegawai, yang ditunjukkan oleh perolehan nilai signifikansi sebesar 0,035 (<0,05). Selain itu, variabel motivasi kerja terbukti mendatangkan pengaruh positif serta signifikan terhadap performa produktivitas staf dengan besaran angka signifikansi 0,001 (<0,05). Pengujian secara bersama-sama mengonfirmasi bahwa penggabungan variabel kompetensi dan motivasi kerja berdampak signifikan bagi produktivitas pegawai, menghasilkan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,704. Angka ini menandakan bahwa gabungan kedua faktor tersebut mampu menjelaskan 70,4% variabilitas tingkat produktivitas pekerja, sementara porsi selebihnya yaitu sebesar 29,6% bersumber dari pengaruh faktor eksternal lain di luar jangkauan model penelitian ini. Hasil akhir tersebut menegaskan bahwa upaya penguatan aspek kompetensi serta pendorongan motivasi kerja karyawan merupakan langkah strategis yang sangat krusial guna mengoptimalkan pencapaian produktivitas pada bidang usaha peternakan ayam petelur.
Copyrights © 2026