Arus globalisasi yang semakin pesat, didukung perkembangan teknologi digital, telah mengubah cara generasi muda memperoleh pengetahuan, belajar, serta berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Generasi Z yang tumbuh di tengah kemajuan teknologi memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap perkembangan informasi, teknologi, dan budaya. Namun, kemudahan akses tersebut juga menghadirkan tantangan, seperti penyebaran hoaks, rendahnya literasi digital, serta memudarnya rasa nasionalisme di kalangan generasi Z sebagai penerus bangsa. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sebagai garda terdepan perlu bertransformasi untuk menjawab tantangan tersebut. PKn tidak hanya berperan menanamkan nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga membentuk warga negara yang memiliki wawasan global serta mampu berinteraksi secara bertanggung jawab tanpa kehilangan jati diri bangsa. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam membangun wawasan global warga negara muda di era Generasi Z. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui telaah berbagai buku, artikel ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan berkontribusi strategis dalam membentuk kompetensi global peserta didik melalui penguatan karakter Pancasila, literasi digital, kemampuan berpikir kritis, penghormatan terhadap keberagaman, serta kesadaran akan hak dan tanggung jawab sebagai warga negara. Oleh karena itu, pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan perlu dikembangkan secara inovatif, kontekstual, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi untuk menghasilkan generasi muda yang berdaya saing global tanpa kehilangan identitas kebangsaannya.
Copyrights © 2026