Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi yang tinggi di Indonesia. Salah satu upaya pencegahannya adalah pemberian tablet tambah darah (TTD), meskipun kepatuhan konsumsi TTD masih rendah. Penelitian ini bertujuan menelaah faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri, khususnya pengetahuan, sikap, dukungan guru, dan dukungan teman sebaya. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur terhadap 15 artikel yang diterbitkan antara 2020–2025, diperoleh dari database Garuda, PubMed, dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menemukan hubungan signifikan antara pengetahuan, sikap, dukungan guru, dan dukungan teman sebaya dengan kepatuhan konsumsi TTD. Namun, beberapa studi melaporkan tidak ditemukannya hubungan pada variabel tertentu, sehingga faktor lain seperti dukungan keluarga, persepsi ancaman, dan self-efficacy juga berperan. Disimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan, pembentukan sikap positif, serta penguatan dukungan sosial dari guru dan teman sebaya perlu dioptimalkan untuk meningkatkan kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi TTD.
Copyrights © 2026