cover
Contact Name
-
Contact Email
nutrizione@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
nutrizione@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Nutrizione
ISSN : -     EISSN : 28075005     DOI : https://doi.org/10.15294/nutrizione
Core Subject : Education,
"NUTRIZIONE" (Nutrition Research and Development Journal) is a regular scientific journal published by the Bachelor Nutrition Study Program, Faculty of Medicine Universitas Negeri Semarang (UNNES), and in collaboration with the Professional Organization of PERSAGI (Persatuan Ahli Gizi Indonesia).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 39 Documents
Faktor Determinan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Alak Kota Kupang Mage, Dearmam Crisni Carlis
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi stunting di provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2021 sebesar 37,8% sehingga menjadi provinsi dengan prevalensi stunting tertinggi di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor determinan yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Alak Kota Kupang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian analisis observasional dan desain penelitian case control dalam rentang usia balita 24-59 bulan. Sampel total sebanyak 50 responden, ditentukan dengan rumus Lemeshow dan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan dalam bentuk kuesioner. Data yang dikumpulkan akan dianalisis dengan uji statistik Chi Square dan uji alternatif uji Fisher. Hasil dari analisis data penelitian, ditemukan bahwa adanya hubungan antara asupan zat gizi makro yakni karbohidrat (p-value 0,001), riwayat penyakit infeksi (p-value 0,006) dengan kejadian stunting pada balita dan menjadi faktor determinan kejadian stunting. Adapun asupan zat gizi makro protein (p-value = 0,724), asupan lemak (p-value = 0,110), riwayat ASI Eksklusif (p-value = 1,000), riwayat pemberian MP ASI (p-value = 1,000), pendidikan orang tua (p-value = 1,000), status bekerja ibu (p-value = 1,000), riwayat anemia ibu (p-value = 0,064) serta pernikahan usia muda (p-value = 0,490) tidak menunjukkan adanya hubungan dengan kejadian stunting pada balita. Dapat disimpulkan bahwa, asupan karbohidrat dan riwayat penyakit infeksi memiliki hubungan dengan kejadian stunting serta menjadi faktor determinan dari kejadian stunting.
Hubungan Body Image dan Kecenderungan Eating Disorder dengan Status Gizi pada Remaja Putri Sabilurrasyad Islamic Boarding School Kendal Zulfa, Tiara
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa transisi yang terjadi pada remaja, terutama remaja putri yang di dalamnya meliputi perkembangan fisik, seksual, psikologis dan sosial mendorong remaja untuk mempersepsikan body imagenya sendiri. Hal ini memicu remaja memiliki asupan makan buruk yang mengarah pada eating disorder. Asupan makan yang buruk akan berdampak pada status gizi remaja yang mana akan mengganggu proses pertumbuhan dan perkembangan remaja. Islamic boarding school dengan sistem full day school dan tanpa pengawasan orang tua menjadi rentan untuk remaja memiliki status gizi yang tidak optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan body image dan kecenderungan eating disorder dengan status gizi pada remaja putri Sabilurrasyad Islamic Boarding School Kendal. Jenis penelitian ini yaitu analitik observasional dengan desain cross sectional. Variabel terikat pada penelitian ini yaitu status gizi, sedangkan variabel bebas terdiri dari body image dan kecenderungan eating disorder. Sampel pada penelitian berjumlah 85 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang terdiri dari kuesioner BSQ-16 dan EDE-Q. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara body image dan kecenderungan eating disorder dengan status gizi remaja putri (p=0,001, PR=4,0; p=0,011, PR=2,1).
Factors Associated with Behavior among Normal-Weight and Overweight Adolescent Girls Yuniar, Rachma Mia
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dieting behavior with the specific aim of losing weight is often carried out by adolescent girls who feel dissatisfied with their body shape. Several factors are known to be associated with adolescent girls and their dieting behavior to lose weight. This study aims to determine the factors related to dieting behavior (PD) of normal (N) and overweight (OV) adolescent girls. This is descriptive-analytic with a cross-sectional study design. The samples of this study were 112 adolescent girls in classes X and XI for the 2022/2023 academic year at SMA Islam Sultan Agung 1 Semarang. Data collection using anthropometric measurements and questionnaires. Data analysis using chi-square analysis and Fisher exact test. The results of the study show a relationship between body image (p-value N=0.023; OV=0.047), family influence (p-value N=0.00; OV=0.044), peer influence (p-value N=0.000; OV=0.010), mass media influence (p-value N=0.031; OV=0.006) with the dietary behavior of adolescent girls. It was also found that there was no relationship between knowledge (p-value N=0.059; OV=0.369) and the cultural system that consisting of eating habits (p-value N=0.492; OV=0.640), breakfast habits (p-value N=0.171; OV=0.313), high-calorie snacks intake (p-value N = 0.470; OV = 0.139), and fast food consumption (p-value GN = 0.149; GB = 0.630) with the dietary behavior of adolescent girls. The conclusions of this study are that body image, family influence, peer influence, and mass media influence are related to the dietary behavior of adolescent girls with normal and overweight nutrition status. There is no relationship between knowledge and the cultural system with dietary behavior in normal and overweight adolescent girls.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Menarche Dini pada Remaja Putri di SMP Negeri 1 Winong Mellysia Nur Kholifah
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menarche dini adalah menstruasi pertama kali yang terjadi pada remaja putri di bawah usia 12 tahun. Indonesia menunjukkan bahwa rata-rata usia menarche pada remaja putri adalah 13 tahun pada tahun 2013, dan mengalami penurunan menjadi 12,8 tahun pada tahun 2018. Selain itu, Indonesia menempati posisi ke-15 dari 67 negara dengan tingkat penurunan usia menarche sebesar 0,145 per dekade. Di Jawa Tengah, 19,4% remaja putri telah mengalami menarche sebelum mencapai usia 12 tahun. Sementara itu, di Kabupaten Pati rata-rata usia menarche pada remaja putri adalah 11,74 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian menarche dini pada remaja putri di SMP Negeri 1 Winong. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional kuantitatif, dengan rancangan cross sectional. Lokasi penelitian ini di SMP Negeri 1 Winong yang dilaksanakan pada bulan Oktober 2023. Populasi penelitian ini adalah remaja putri kelas VII dan VIII SMP Negeri 1 Winong. Teknik pengambilan data dengan Teknik quota sampling sebanyak 80 responden. Instrumen penelitian ini yaitu kuesioner, timbangan berat badan digital, dan juga microtoise. Analisis data yang sudah terkumpul dianalisis univariat dan bivariat dengan program SPSS. Hasil uji chi-square antara status gizi, usia menarche ibu, gaya hidup dan pendapatan orang tua dengan  kejadian menarche menujukkan nilai p value masing-masing yaitu 0,037; 0,0001; 0,0001; dan 0,039. Simpulan didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi, usia menarche ibu, gaya hidup, dan pendapatan orang tua dengan kejadian menarche dini pada remaja putri.
Determinant Factors Relating To Exclusive Breastfeeding Practices In The Working Area Of Sambi Puskesmas nerawati, nawang
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempursari Village, in September 2023 will have exclusive breastfeeding coverage of 40% for male babies and 33.3% for female babies. Then for Demangan Village, it is 50% for male babies and 40% for female babies. This research aims to understand the determinant factors related to the practice of exclusive breastfeeding in the Sambi Work Area. The research method used is analytical observational, with a case control approach. The research, which was conducted in February 2024, was carried out at Posyandu in both sub-districts. The sampling technique was cluster random sampling with a total sample of 64 respondents, with a 1:1 ratio of cases to controls. Meanwhile, the data analysis carried out was univariate analysis and bivariate analysis with the chi square test. There was a relationship between mother's age (p=0.005), mother's attitude (p=0.0001), education level (p=0.0001), family support ( p=0.004), working mother's status (p=0.0001) and exclusive breastfeeding practices in Demangan and Tempursari subdistricts. And there is no relationship between the mother's psychological condition (p=0.07) and exclusive breastfeeding practices in Demangan and Tempursari subdistricts. . There is a relationship between maternal age, maternal attitudes, education level, family support, and working maternal status with the practice of exclusive breastfeeding. There is no relationship between the psychological condition of the mother and the practice of exclusive breastfeeding in the Sambi Community Health Center working area.
Pengaruh Penambahan Sari Terong Belanda (Solanum betaceum Cav.) dan Suhu Fermentasi Terhadap Kandungan Vitamin C Dan pH Yogurt WH, Annisa; Putriningtyas, Natalia Desy
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terong belanda adalah buah yang mengandung banyak gizi dan manfaat. Namun masyarakat kurang tertarik mengonsumsi terong belanda karena memiliki rasa manis asam, berukuran kecil, dan mengandung banyak biji. Oleh sebab itu diperlukan adanya inovasi produk untuk meningkatkan daya tarik konsumen. Salah satu produk yang mengalami mudah ditemukan, dan banyak diminati adalah yogurt. Pengolahan menjadi yogurt diharapkan dapat meningkatkan kesukaan masyarakat terhadap terong belanda, meningkatkan gizi dan manfaat kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan sari terong belanda dan suhu fermentasi terhadap vitamin C dan pH yogurt. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak kelompok dengan pola faktorial 3 x 2 dan ulangan sebanyak 2 kali. Faktor S (suhu fermentasi) S1 (suhu ruang 28-32℃) dan S2 (suhu inkubasi 43℃). Faktor T (penambahan sari buah terong belanda) T1 (15%), T2 (20%), T3 (25%). Variabel yang diukur adalah kandungan vitamin C dan pH yogurt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan sari terong belanda dan suhu fermentasi memberikan pengaruh nyata terhadap kandungan vitamin C (P<0,05), namun tidak berpengaruh nyata pada pH (P>0,05). Yogurt yang dibuat dengan menambahkan sari terong belanda sebanyak 25% dan difermentasi pada suhu ruang memiliki vitamin C tertinggi yaitu sebanyak 91,49 mg/ kg dan pH terendah yaitu 4,3
Perbedaan Pemberian Jus Mangga (Mangifera indica L.) Terhadap Kadar Kolesterol dan Tekanan darah pada Lansia Hipertensi Aqibie, Astiana Safitri
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia adalah usia yang rentan dengan masalah Kesehatan akibat proses degeneratif, seperti hipertensi. Hipertensi memiliki hubungan dengan kadar kolesterol yang tinggi yang dapat mengakibatkan peningkatan tekanan darah. Mangga merupakan salah satu yang dapat dijadikan sebagai alternatif terapi non farmakologi karena banyak mengandung komponen bioaktif, salah satunya adalah mangiferin. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis perbedaan kadar kolesterol dan tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian jus mangga pada lansia hipertensi. Jenis penelitian ini adalah Penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian One Group Pre and Post Test dengan melibatkan 24 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data kadar kolesterol dan tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian jus mangga (220 ml) selama 14 hari menggunakan uji statistik paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan kadar kolesterol sebelum dan sesudah pemberian jus mangga pada lanisa hipertensi (p=0,002) dan ada perbedaan tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum dan sesudah pemberian jus mangga pada lanisa hipertensi (p=0,001 & p=0,002). Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kadar kolesterol dan tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian jus mangga pada lanisa hipertensi.
Hubungan Kualitas Menu dengan Tingkat Kepuasan Santri pada Makanan di Sabilurrasyad Islamic Boarding School Kendal Hikma, Isqi
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi pendahuluan di Sabilurrasyad Islamic Boarding School diketahui sudah memiliki siklus menu, tetapi menu makanan yang disediakan kurang bervariasi, komponen menu cenderung tidak lengkap dan tidak sesuai dengan pedoman gizi seimbang. Selain itu juga diketahui sebanyak 27,7% santri menyatakan tidak puas dengan rasa dan penampilan makanan yang disediakan di Sabilurrasyad Islamic Boarding School Kendal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis hubungan kualitas menu dan tingkat kepuasan santri pada makanan di Sabilurrasyad Islamic Boarding School. Jenis penelitian ini adalah analisis observasional dengan desain cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah stratified random sampling dengan total sampel sejumlah 77 santri. Pengambilan data kualitas menu menggunakan formulir AQPC dan tingkat kepuasan santri menggunakan kuesioner tingkat kepuasan dengan skala likert 4 skala. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kualitas menu dengan tingkat kepuasan santri pada makanan, tingkat kepuasan rasa makanan, dan tingkat kepuasan variasi makanan (p=0,094;0,161;0,253). Sedangkan hubungan kualitas menu dengan tingkat kepuasan penampilan makanan terdapat hubungan yang bermakna (p=0,041). Sehingga dapat disimpulkan bahwa kualitas menu tidak berhubungan dengan tingkat kepuasan santri pada makanan.
Analisis Kandungan Gizi dan Daya Terima Cookies yang Disubstitusi Tepung Jagung Pulut (Zea Mays Ceratina) Putri, Devira
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung pulut lokal Gorontalo terdiri dari pulut putih atau binthe pulo dan pulut ungu atau momala. Kandungan gizi yang tinggi pada jagung pulut berpotensi untuk dimanfaatkan dan memiliki manfaat yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan remaja. Cookies berbahan dasar tepung jagung pulut dapat dijadikan alternatif cemilan bagi para remaja karena kandungan serat, protein, serta lemak yang tinggi dan merupakan cemilan yang digemari remaja saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan gizi (kadar air, kadar abu, karbohidrat, protein, lemak, dan serat kasar) dan daya terima (warna, aroma, tekstur, dan rasa) cookies yang disubstitusi tepung jagung pulut.  Penelitian ini bersifat eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan. Perlakuan tersebut yaitu perbedaan formula cookies dengan perbandingan tepung terigu, tepung jagung pulut ungu, tepung jagung pulut putih yaitu F0 (100:0:0), F1 (10:45:45), F2 (10:60:30), dan F3 (10:75:15). Data hasil kandungan gizi dan daya terima kemudian akan dianalisis dengan menggunakan uji statistik nonparametrik Friedman, dan jika terdapat perbedaan maka dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney, lalu untuk perlakuan terbaik menggunakan metode indeks efektivitas De Garmo. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa substitusi tepung jagung pulut berpengaruh nyata pada warna (p=0,00), aroma (p=0,01), tekstur (p=0,03), dan rasa (p=0,00). Penentuan perlakuan terbaik dengan metode indeks efektivitas De Garmo menghasilkan nilai hasil (NH) tertinggi pada perlakuan F3.
Analisis Kandungan Gizi dan Daya Terima Cookies Substitusi Tepung Okara (Glycine Max (L) Merrill) dan Tepung Gembili (Dioscorea esculenta L.) Amalia, Anindya
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cookies menjadi salah satu cemilan yang diminati masyarakat. Saat ini, cookies yang beredar di pasaran kebanyakan mengandung tinggi gula dan rendah serat, sehingga tidak aman bagi penderita intoleransi glukosa atau diabetes melitus. Okara memiliki kandungan tinggi serat pangan, tinggi protein, antioksidan, rendah kalori. Gembili memiliki kandungan serat pangan tinggi, polisakarida larut air (PLA), inulin tinggi, dan senyawa bioaktif yang memiliki manfaat dalam penurunan glukosa dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kandungan gizi (energi, total gula, dan serat kasar) dan daya terima (warna, aroma, tekstur, dan rasa). Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yaitu perbandingan substitusi tepung okara dan tepung gembili. Dilakukan empat level perlakuan (Tepung Terigu : Tepung Okara : Tepung Gembili = 20:10:70 ; 20:20:60 ; 20:30:50 ; 20:40:40). Teknik analisis data menggunakan uji statistik non parametrik Friedman dan uji lanjut Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan substitusi tepung okara dan tepung gembili tidak berpengaruh nyata pada kandungan energi (p=0,241), total gula (p=0,112), serat kasar (p=0,112), dan tidak berpengaruh nyata pada daya terima warna (p=0,093) serta berpengaruh nyata pada aroma (p=0,006), tekstur (p=0,029), rasa (p=0,018). Penentuan perlakuan terbaik menggunakan metode De Garmo, perlakuan dengan nilai hasil tertinggi yaitu A2.

Page 1 of 4 | Total Record : 39