Nutrizione
Vol. 6 No. 1 (2026): Nutrizione

Peran status gizi dan asupan lemak terhadap kadar tekanan darah orang dewasa usia 19-45 tahun di Gunung Kidul, Yogyakarta

Siska Ariftiyana (Program Studi S1 Gizi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Alma Ata Yogyakarta)
Herni Dwi Herawati (Program Studi S1 Gizi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Alma Ata Yogyakarta)
Yulinda Kurniasari (Program Studi S1 Gizi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Alma Ata Yogyakarta)
Dwi Ratnasari (Program Studi S1 Gizi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Alma Ata Yogyakarta)
Hernandiya Purnamasari (Unknown)
Femela Ayuni (Program Studi S1 Gizi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Alma Ata Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
24 Jun 2026

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan banyak dikaitkan dengan status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dengan kejadian hipertensi pada masyarakat dewasa usia 19–59 tahun di wilayah kerja Puskesmas Wonosari II, Kabupaten Gunungkidul. Desain penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) dan melibatkan 138 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner, pengukuran antropometri (berat badan, tinggi badan, lingkar perut, indeks massa tubuh), serta pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter digital. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Kolmogorov–Smirnov, dilanjutkan uji korelasi Pearson Product Moment untuk data berdistribusi normal, dan uji Spearman Rho untuk data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara status gizi (indeks massa tubuh) dengan hipertensi (p=0,001; r=0,452), serta hubungan signifikan antara lingkar perut dengan hipertensi (p=0,003; r=0,391). Temuan ini memperkuat bukti bahwa obesitas, terutama obesitas sentral, merupakan faktor penting yang memengaruhi peningkatan tekanan darah. Penelitian ini menyarankan perlunya intervensi gizi seimbang dan pengendalian berat badan sebagai strategi promotif dan preventif dalam menurunkan prevalensi hipertensi di masyarakat. Keywords: hipertensi, status gizi, indeks massa tubuh.    ABSTRACT Hypertension is one of the major non-communicable diseases with a rising prevalence and is strongly associated with nutritional status. This study aimed to analyze the relationship between nutritional status and hypertension among adults aged 19–59 years in the working area of Wonosari II Primary Health Center, Gunungkidul District. This research employed an analytic observational design with a cross-sectional approach and involved 138 respondents selected through simple random sampling. Data were collected using questionnaires, anthropometric measurements (weight, height, waist circumference, body mass index), and blood pressure assessment with a digital sphygmomanometer. Data analysis was performed using the Kolmogorov–Smirnov normality test, followed by Pearson Product Moment correlation for normally distributed data, and Spearman’s Rho test for non-normally distributed data. The results revealed a significant correlation between nutritional status (body mass index) and hypertension (p=0.001; r=0.452), as well as between waist circumference and hypertension (p=0.003; r=0.391). These findings support evidence that obesity, particularly central obesity, plays a crucial role in increasing blood pressure. The study recommends implementing balanced nutrition interventions and body weight control as promotive and preventive strategies to reduce the prevalence of hypertension in the community. Keywords: hypertension, nutritional status, body mass index.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

nutrizione

Publisher

Subject

Other

Description

"NUTRIZIONE" (Nutrition Research and Development Journal) is a regular scientific journal published by the Bachelor Nutrition Study Program, Faculty of Medicine Universitas Negeri Semarang (UNNES), and in collaboration with the Professional Organization of PERSAGI (Persatuan Ahli Gizi ...