ABSTRACT Diabetes is a chronic disease whose prevalence continues to increase among adolescents and university students due to unhealthy lifestyles, high sugar intake, lack of physical activity, and academic stress. To address this issue, the psychoeducation program “Don’t Let Sugar Rule You: Recognize the Dangers and Prevention of Diabetes from a Young Age!” was implemented at the Linnaaw Student Center to enhance health literacy and awareness of diabetes risks among youth. The program included educational sessions, interactive discussions, and Cognitive Behaviour Therapy (CBT)-based worksheets designed to help participants identify risky behaviors and develop plans for healthier lifestyle changes. Program effectiveness was assessed through a post-test, which showed that 66.7% of participants answered all questions correctly, indicating a significant increase in understanding. Observational data and participant reflections also demonstrated active engagement in recognizing personal habits and strengthening preventive behaviors. Overall, the program successfully improved participants’ knowledge, awareness, and motivation to adopt healthier lifestyle practices to prevent diabetes early in life. Keywords: Diabetes; Adolescents; Psychoeducation; Healthy Lifestyle; CBT. ABSTRAK Diabetes merupakan kelompok penyakit metabolisme kronis yang menyebabkan kadar gula darah tinggi dalam waktu lama, sehingga dapat merusak pembuluh darah, jantung, ginjal, saraf, dan mata jika tidak ditangani dengan tepat Diabetes merupakan salah satu penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat di kalangan remaja dan mahasiswa akibat gaya hidup tidak sehat, pola makan tinggi gula, kurangnya aktivitas fisik, serta stres akademik. Untuk itu, program psikoedukasi “Don’t Let Sugar Rule You: Yuk Kenali Bahaya dan Pencegahan Diabetes Sejak Muda!” dilaksanakan di Lninaaw Student Center sebagai upaya meningkatkan literasi kesehatan dan kesadaran remaja terhadap risiko diabetes. Kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta lembar kerja berbasis Cognitive Behaviour Therapy (CBT) untuk membantu peserta mengidentifikasi kebiasaan berisiko dan merencanakan perubahan perilaku yang lebih sehat. Pengukuran efektivitas dilakukan melalui post-test yang menunjukkan bahwa 66,7% peserta mampu menjawab seluruh soal dengan benar, menandakan peningkatan pemahaman yang signifikan. Hasil observasi dan partisipasi peserta juga menunjukkan keterlibatan aktif dalam proses refleksi diri dan penguatan perilaku pencegahan. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan motivasi remaja dalam menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah diabetes sejak dini. Kata kunci: Diabetes; Remaja; Psikoedukasi; Gaya Hidup Sehat; CBT.
Copyrights © 2026