Kekerasan seksual terhadap anak merupakan permasalahan serius yang membutuhkan strategi pencegahan komprehensif, salah satunya melalui edukasi body boundaries (batasan tubuh). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep edukasi body boundaries dalam perspektif Al-Qur'an sebagai strategi pencegahan kekerasan seksual terhadap anak. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir tematik. Data primer berasal dari ayat-ayat Al-Qur'an, sementara data sekunder diperoleh dari tafsir, buku, dan artikel jurnal relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan body boundaries dalam Al-Qur'an dapat dibangun di atas tiga landasan utama: (1) pendidikan privasi dan batas tubuh yang bersumber dari QS. An-Nur [24]: 58-59; (2) penghormatan terhadap integritas tubuh yang bersumber dari QS. An-Nur [24]: 30-31; dan (3) tanggung jawab pendidikan keluarga sebagai benteng perlindungan anak yang bersumber dari QS. At-Tahrim [66]: 6. Edukasi body boundaries berperan sebagai pendidikan preventif dalam Islam dengan fungsi membangun kesadaran tubuh, mengenalkan privasi, menumbuhkan keberanian menolak, dan menguatkan budaya melapor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai Qur'ani dalam edukasi body boundaries menawarkan kerangka pendidikan preventif yang tidak hanya efektif secara pedagogis tetapi juga memiliki legitimasi normatif dalam perspektif Islam, sehingga relevan untuk menjawab tantangan perlindungan anak di era kontemporer.
Copyrights © 2026