Urban green open spaces play an important role as habitats for urban birds; however, differences in habitat quality and anthropogenic activities are presumed to influence the spatial distribution of avian diversity. This study aimed to analyze avian diversity and its spatial patterns within urban green open spaces in Makassar City using a spatial statistical approach. Data were collected through direct observation and the point count method across public and private green open spaces. Avian diversity was analyzed using the Shannon–Wiener diversity index (H’), while spatial patterns were examined using Moran’s I, Local Indicators of Spatial Association (LISA), and Getis-Ord Gi* integrated with Geographic Information Systems (GIS). The highest diversity index was recorded at Sekolah Tinggi Filsafat Teologia (STFT) Intim Makassar and Universitas Negeri Makassar Parang Tambung Campus (H’ = 2.41), whereas the lowest values were observed at Taman Macan and Taman Pakui (H’ = 1.29). Spatial analysis revealed non-random distribution patterns characterized by High–High (HH) clusters, Low–Low (LL) clusters, hotspots, and coldspots. These findings indicate that habitat quality and ecological connectivity of urban green spaces play a significant role in maintaining the stability of urban bird communities.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Quiziz terhadap hasil belajar dan keaktifan belajar siswa di kelas x MAN 2 Bone, Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya partisipasi aktif siswa serta variasi hasil belajar pada mata Pelajaran Geografi, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran berbasis digital yang interaktif dan menyenangkan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen menggunakan model pre-test dan pos-test control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas X.A sebagai kelas experimen dengan penggunaan media quiziz dan kelas X.B sebagai kelas kotrol dengan metode pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data meliputi angket, observasi, dokumentasi, dan tes. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji t-test independen serta uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran quiziz berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dan keaktifan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Quiziz tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa (p= 0,110 > 0,05). Meskipun demikian, rata-rata nilai kelas experiment meningkat dari 70,74 menjadi 84,07, sedangkan kelas kontrol dari 70,19 menjadi 81,48. sebaliknya, Quiziz berpengaruh signifikan terhadap keaktifan belajar siswa (p < 0,05), dengan peningkatan rata-rata pada kelas experimen dari 64,16% menjadi 89,67%, sedangkan kelas kontrol hanya meningkat dari 63,66% menjadi 79,03%.
Copyrights © 2026