Jurnal Hukum Lex Generalis
Vol 7 No 7 (2026): Tema Hukum Pidana

Perlindungan Hukum terhadap Pelaku Aborsi Berdasarkan Kedaruratan Medis menurut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

Candra Rahma Dhani (Universitas Buana Perjuangan Karawang)
Sartika Dewi (Universitas Buana Perjuangan Karawang)
Muhamad Abas (Universitas Buana Perjuangan Karawang)



Article Info

Publish Date
09 Jul 2026

Abstract

This study examines legal protection for abortion actors in medical emergency cases under the Health Law, the 2023 Criminal Code and Government Regulation 28/2024. The main issue lies in the gap between the normative recognition of lawful abortion exceptions and the risk of criminalization when procedure, gestational limits, or medical proof are not fulfilled. Using normative juridical method, this study finds that patients and medical personnel are protected when the abortion is based on lawful indications, performed in authorized facilities and supported by consent and medical assessment. Operational guidelines remain necessary to prevent criminal interpretation.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JHLG

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Tujuan dari Jurnal Hukum Lex Generalis adalah menjadi ensiklopedia, glosarium atau kamus ilmu hukum. Diharapkan Jurnal Hukum Lex Generalis dapat menjadi sumber rujukan praktis untuk keperluan sitasi keilmiahan. Adapun ruang lingkup yang dipublikasikan adalah tulisan bertemakan hukum secara umum, ...