TADBIR: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan
Vol 8, No 1 (2026): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN

Relasi Otoritas dan Keteladanan dalam Komunikasi Kiai-Santri

Andri Suroso (UIN Sunan Gunung Djati Bandung)
Ridwan Rustandi (UIN Sunan Gunung Djati Bandung)
Abdul Mujib (UIN Sunan Gunung Djati Bandung)



Article Info

Publish Date
29 Jun 2026

Abstract

AbstractThis study investigates how the authority of a kiai and his personal exemplary behavior operate as integrated modes of communication within the traditional Islamic boarding school (pesantren). Using a qualitative approach with ethnography of communication, data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation at a pesantren salafiyah. The findings show that kiai authority is constructed through a combination of deep religious knowledge, ritual structures, spatial arrangements, symbolic actions, and consistent moral conduct. Santri responses to kiai authority vary from total acceptance to critical negotiation, influenced by educational background, length of stay, organizational experience, and personal proximity to the kiai. The study also reveals that exemplary behavior serves as a powerful non-verbal communication mode that shapes santri understanding, attitudes, and daily practices through observation, imitation, and internalization of values. Furthermore, the kiai integrates scholarly authority with personal example through symbolic communication, dialogic teaching, emotional closeness, storytelling, participatory activities, and constructive corrective communication. These strategies create a holistic pedagogical environment that strengthens moral, intellectual, and behavioral development. The study concludes that the kiai–santri relationship forms a dynamic, multidimensional structure of authority that is adaptive to modern challenges while remaining rooted in Islamic tradition. This research contributes to the theoretical development of Islamic communication models by highlighting the central role of exemplary practice in sustaining the legitimacy and relevance of religious authority. AbstrakPenelitian ini mengkaji bagaimana otoritas kiai dan keteladanan personal beroperasi sebagai bentuk komunikasi yang saling terintegrasi dalam lingkungan pesantren. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi komunikasi, data dihimpun melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi pada sebuah pesantren salafiyah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa otoritas kiai dikonstruksi melalui kedalaman ilmu keagamaan, tatanan ritual, struktur ruang, tindakan simbolik, serta konsistensi akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Respons santri terhadap otoritas tersebut bervariasi mulai dari penerimaan total hingga negosiasi kritis, dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan, lamanya mukim, pengalaman organisasi, dan kedekatan personal dengan kiai. Penelitian juga menemukan bahwa keteladanan merupakan bentuk komunikasi non-verbal yang paling efektif dalam membentuk pemahaman, sikap, dan perilaku santri melalui proses pengamatan, imitasi, dan internalisasi nilai. Selain itu, kiai mengintegrasikan otoritas keilmuan dan keteladanan melalui komunikasi simbolik, pendekatan dialogis, kedekatan emosional, penyampaian kisah, pelibatan santri dalam kegiatan pesantren, dan teguran korektif yang konstruktif. Keseluruhan strategi tersebut menciptakan proses pendidikan yang holistik dan transformatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa relasi kiai–santri merupakan struktur otoritas yang dinamis, multidimensional, dan adaptif terhadap tantangan modernitas, sekaligus tetap berakar pada tradisi Islam. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan teori komunikasi pendidikan Islam yang menekankan integritas moral dan keteladanan sebagai inti proses komunikasi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Tadbir

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

TADBIR: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan merupakan wadah publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi. Jurnal ini memiliki skop dan fokus pada Manajemen Dakwah (Tabligh, Cerama, Khotbah dan Kegiatan Dakwah atau Syiar Islam ...