Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan digital dan akses permodalan terhadap kinerja keuangan UMKM, serta peran inovasi produk sebagai variabel moderasi. Objek penelitian adalah UMKM fashion di Pusat Grosir Solo dengan jumlah populasi sebanyak 93 UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada pelaku UMKM. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM dengan nilai koefisien sebesar 0,616 dan p-value sebesar 0,000 (<0,05). Akses permodalan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Interaksi literasi keuangan digital dengan inovasi produk memiliki koefisien sebesar 0,208 dengan p-value sebesar 0,026 (<0,05), yang berarti inovasi produk memperkuat pengaruh literasi keuangan digital terhadap kinerja keuangan.Sebaliknya, interaksi akses permodalan dengan inovasi produk memiliki koefisien sebesar -0,143 dengan p-value sebesar 0,039 (<0,05), yang menunjukkan bahwa inovasi produk memperlemah pengaruh akses permodalan terhadap kinerja keuangan UMKM.
Copyrights © 2026