Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui nadzom dalam membentuk ranah afektif siswa di MI Nurul Mun’im. Fokus kajian meliputi bentuk nadzom sebagai strategi pembelajaran, proses implementasinya dalam kegiatan belajar mengajar, serta implikasinya terhadap perkembangan sikap siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis. Subjek penelitian terdiri atas guru dan siswa kelas III serta V yang terlibat dalam pembelajaran berbasis nadzom. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nadzom yang digunakan merupakan karya guru yang disusun dalam bahasa Indonesia melalui adaptasi nadzom Imrithi dan Aqidatul Awam sehingga lebih kontekstual dan sesuai dengan karakteristik siswa. Secara struktural, nadzom memiliki unsur ritmis dan repetitif yang mendukung penguatan memori sekaligus keterlibatan emosional siswa. Implementasi strategi dilakukan melalui apersepsi, pembacaan bersama, hafalan, metode sorogan, dan refleksi nilai. Proses tersebut mendorong partisipasi aktif, interaksi sosial, dan pemahaman materi yang lebih mendalam. Implikasi pembelajaran menunjukkan peningkatan ranah afektif siswa yang ditandai oleh berkembangnya minat belajar, antusiasme, tanggung jawab, dan kemampuan ekspresif. Selain itu, suasana kelas menjadi lebih interaktif dan kondusif serta memperkuat peran guru sebagai fasilitator internalisasi nilai. Dengan demikian, strategi pembelajaran berbasis nadzom efektif mengintegrasikan aspek kognitif dan afektif dalam pembelajaran PAI.
Copyrights © 2026