Transformasi bisnis digital mendorong UMKM untuk mengadopsi Financial Technology (fintech) guna meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Perceived Usefulness (persepsi kemanfaatan) dan Perceived Ease of Use (persepsi kemudahan penggunaan) terhadap adopsi fintech pada UMKM di Kota Medan dengan menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 81 pelaku UMKM. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Usefulness dan Perceived Ease of Use berpengaruh positif dan signifikan terhadap adopsi fintech. Temuan ini mengindikasikan bahwa UMKM cenderung mengadopsi fintech apabila teknologi tersebut memberikan manfaat nyata bagi usaha serta mudah digunakan dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Penelitian ini mendukung relevansi TAM dalam menjelaskan perilaku adopsi fintech dan memberikan implikasi penting bagi upaya percepatan transformasi bisnis digital UMKM melalui peningkatan literasi digital dan pemanfaatan teknologi keuangan.
Copyrights © 2026