Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Pidie dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya DPK Kabupaten Pidie mencakup tujuh aspek utama, yaitu: (1) perluasan akses layanan melalui perpustakaan keliling dan kunjungan ke daerah terpencil; (2) optimalisasi pengadaan koleksi melalui hibah dan kerja sama antarperpustakaan; (3) peningkatan kompetensi pustakawan melalui pelatihan dan diklat; (4) penyediaan fasilitas bus jemputan bagi pemustaka sekolah; (5) pelaksanaan supervisi dan kunjungan rutin ke unit perpustakaan; (6) sosialisasi literasi kepada perwakilan masyarakat desa; serta (7) penguatan promosi layanan melalui media sosial. Adapun hambatan utama yang ditemukan dalam peningkatan IPLM di Kabupaten Pidie adalah masih rendahnya minat baca masyarakat dan terbatasnya alokasi anggaran yang tersedia.
Copyrights © 2025