Umar bin Abd Aziz
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PASANG SURUT HUBUNGAN ACEH - JAKARTA PASCA MOU HELSINKI Ajidar Matsyah; Umar bin Abdul Aziz
Jurnal Adabiya Vol 23, No 2 (2021): JURNAL ADABIYA
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/adabiya.v23i2.10539

Abstract

Aceh merupakan salah satu wilayah konflik terlama di Asia Tenggara. Konflik Aceh-Jakarta memakan waktu 60 (enam puluh) tahun lamanya, sejak Indonesia berproses mendapatkan kemerdekaan penuh dari kolonial Belanda dan berakhir dengan lahirnya perundingan MoU Helsinki tahun 2005 di Aceh. Dalam rentang waktu tersebut, hubungan Aceh-Jakarta telah mengalami pasang surut dengan empat kali perundingan damai dan empat kali pemberian otonomi khusus sebagai solusi penyelesaian konflik Aceh-Jakarta. Tulisan ini mengkaji alasan-alasan yang mendasari terjadinya konflik masa lalu Aceh-Jakarta dan faktor-faktor yang menyebabkan hubungan Aceh-Jakarta pasca MoU Helsinki 2005 mengalami pasang surut. Metode yang digunakan dalam kajian ini ialah deskriftif-kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, yaitu observasi dan partisipasi langsung pada objek kajian yang sedang berlaku di Aceh. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa pengkhianatan dan ketidakjujuran pemerintah di Jakarta pada setiap perundingan penyelesaian Aceh adalah akar konflik Aceh-Jakarta sepanjang masa, seperti pembatalan Qanun Bendera dan Lambang Aceh, pemaksaan penundaan Pilkada Aceh dari 2022 ke 2024, sehingga hubungan politik Aceh-Jakarta pasca MoU Helsinki belum begitu stabil dan harmonis seperti yang dicita-citakan masyarakat Aceh
Pembelajaran Jarak Jauh dan Pengaruhnya Terhadap Implementasi Standar Kurikulum Pendidikan Tinggi Umar Bin Abd Aziz
Jurnal Adabiya Vol 24, No 1 (2022): JURNAL ADABIYA
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/adabiya.v24i1.12532

Abstract

The implementation of social distancing policy as one of prevention strategies for Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) has been directly impacted public services such as education services. During the social distancing period, the government implemented distance learning policy for schools and higher education as regulated by four Join Miniterials Decree. The shift from classroom learning method to distance learning method influences the Learning Process Standard specifically the Semester Learning Plan. Of eight national standards provided for higher education by Permenristek Dikti No. 44 /2015 regarding National Standard for Higher Education, the standard (c) Learning Process Standard and its component of Semester Learning Plan were significantly affected by the change of the method. By using six distance learning models provided in this investigation, it is discovered that not all the learning plan components affected by the change, depend on the learning model choosen. Significant adjustment are needed for subjects contain practices, laboratory exercise and skill-oriented lessons. While the normative components of the learning plan such as name of department, name of lecturer/teacher, general output and list of reference materials may not need any adjustment.
PERBEDAAN INDIVIDU DAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK Umar Bin Abd. Aziz, Salami Mahmud, Mislinawati, Dewi Fitriani
Bunayya Vol 8, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/bunayya.v8i2.14543

Abstract

Aplikasi TikTok sebagai Alternatif Perkembangan Anak Usia Dini Kholida Munasti; Sigit Purnama; Winarti Winarti; Mutmainnah Mutmainnah; Rahmatun Nessa; Dewi Fitriani; Umar bin Abd Aziz; Saptiani Saptiani; Rosmiati Rosmiati; Rahmi Rahmi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.2981

Abstract

Revolusi industri 4.0 sangat mendukung kecanggihan teknologi komunikasi, salah satunya smartphone. Smartphone memiliki fitur media sosial dan yang paling populer adalah TikTok. Penggunaan aplikasi TikTok dapat menjadi media alternatif  yang membantu perkembangan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan pandangan baru terhadap aplikasi TikTok yang sering di gambarkan buruk  terhadap anak ternyata memiliki manfaat yang baik untuk perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menganalisis seluruh hasil observasi peneliti dengan apa adanya serta pengumpulan data di ambil melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa aplikasi TikTok memiliki peran dalam membantu perkembangan anak, antara lain nilai agama dan moral melalui bersabar, fisik motori dengan melatih otot melalui gerakan, kognitif melalui penghafalan, bahasa dengan bertambahnya pembendaharaan kata, sosial emosional melalui pengekspresian wajah sesuai dengan suasana hati serta tampil percaya diri dan seni dengan mengembangkan bakat terpendam anak
Persepsi Calon Guru PAUD terhadap Kurikulum Berbasis Pendidikan Mitigasi Bencana Kholida Munasti; Khamim Zarkasih Putro; Dewi Fitriani; Umar bin Abd Aziz; Rosmiati Rosmiati; Rahmi Rahmi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2905

Abstract

Aceh merupakan daerah rawan bencana dan anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan menjadi korban sehingga pengetahuan kebencanaan perlu diberikan sedini mungkin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana persepsi calon guru PAUD terkait penambahan pendidikan mitigasi bencana kedalam kurikulum PAUD. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.  Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara via Google Formulir (GForm) yang dibagikan pada mahasiswa calon guru PAUD sebanyak 75 orang di Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini UIN Ar-Raniry, Banda Aceh. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa para calon guru PAUD setuju jika pendidikan mitigasi bencana dimasukkan kedalam kurikulum PAUD karena akan menghasilkan sumber daya manusia yang tangguh dan siap siaga bencana
KAJIAN FASE TUMBUH KEMBANG ANAK USIA DINI DALAM KURIKULUM MERDEKA BELAJAR Dewi Fitriani; Salami Mahmud; Umar Abdul Aziz
Bunayya Vol 9, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/bunayya.v9i1.17473

Abstract

Indonesia memberlakukan kurikulum baru untuk jenjang pendidikan anak usia dini. Dalam dokumen kurikulum baru tersebut terdapat perubahan yang belum diketahui dan dipahami oleh banyak pendidik anak usia dini. Studi ini mengupas dokumen kurikulum merdeka belajar berdasarkan teori-teori tumbuh kembang anak usia dini. Dokumen tersebut dihubungkan dengan teori-teori berdasarkan empat kategori; (1) aspek perkembangan, (2) karakteristik pembelajaran, (3) perumusan kompetensi, dan (4) pencapaian perkembangan anak. Hasil kajian menunjukkan perubahan yang terjadi dalam dokumen kurikulum merdeka belajar anak usia dini. Dari sudut pandang fase tumbuh kembang, terdapat penambahan dan peleburan nilai dalam aspek perkembangan, yaitu dileburnya aspek seni kedalam semua perkembangan anak; dan ditambahkannya nilai pancasila. Kurikulum ini tidak memfokuskan pencapaian perkembangan berdasarkan pembagian jenjang usia, tetapi pada pencapaian akhir masa fase pondasi. Semua penambahan dan perubahan diberlakukan berdasarkan teori-teori tumbuh kembang  anak. Hal tersebut dilakukan sebagai dampak adanya perubahan nilai global dan nasional dalam tatanan kehidupan masyarakat. Karakteristik pola pembelajaran juga dipengaruhi oleh perkembangan teknologi yang berubah dengan gencarnya kemajuan IPTEK. Kemampuan yang diharapkan muncul pada anak usia dini juga dipengaruhi nilai global dan ekspektasi kemampuan saat memasuki jenjang pendidikan dasar. Capaian perkembangan baru dirumuskan untuk mengurangi beban dan ekspektasi yang muncul pada kurikulum sebelumnya melalui perumusan capaian materi esensial.
The development of learning media “Dual-characters Hand Puppet” to stimulate children's expressive language Fitriani, Dewi; Hasballah, Jamaliah; Aziz, Umar Bin Abdul; Putri, Diana; Andriansyah, Andriansyah
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v8i2.13770

Abstract

Dual-characters hand puppet is the result of combining more than one ordinary hand puppet into a new-designed hand puppet. Dual-characters hand puppet is an innovative learning aid which can be used by teachers or adults with storytelling method which has many benefits especially in stimulating children's expressive language. Expressive language is the ability to ask questions, answer questions, communicate orally, retell what is known, learn pragmatic language, express feelings, ideas, and desires in the form of scribbles. The lack of variety of hand puppet design in stimulating children's expressive language is the basis of this research. This study aims to determine the feasibility of dual-characters hand puppet in stimulating children's expressive language development and to determine children's responses to the use of the media. This study uses an adapted research design from the Borg and Gall Research and Development (R&D) with six (6) stages of research. The results of this study indicate the media feasibility as of 94.5% and content feasibility is 93.7%, both of which are in the “very eligible” category to use. The results of testing the media to measure the child's response received the results as of 87.5% and 85% with the “eligible” category for use.
Pengembangan Pop Up Book Berbasis Digital Pembelajaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Anak Usia Dini Najilla, Ulfa; Fitriani, Dewi; Abd Aziz, Umar bin
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 1 (2025): January-April 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.845

Abstract

Mengenalkan PHBS kepada anak merupakan salah satu cara untuk membentuk sikap positif terhadap anak, karena memiliki sikap yang positif akan membantu anak dalam mengenal, memahami, dan menghargai kebutuhan dirinya dan orang sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kelayakan dari media pop up book digital pada materi PHBS. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research and Development (R&D) dengan sampel 16 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui uji kelayakan oleh 2 validator (ahli media dan ahli materi) serta hasil uji coba kelayakan produk terhadap anak usia 5-6 tahun dengan menggunakan skala likert. Hasil penilaian kelayakan oleh ahli media menunjukkan 90% yang dikategorikan sangat layak, kemudian hasil penilaian kelayakan oleh ahli materi menunjukkan hasil 97% dengan kategori sangat layak dan hasil uji coba produk terhadap anak usia 5-6 tahun menunjukkan hasil 98,88% dengan kategori layak. dengan begitu media ini dinyatakan layak digunakan dan dapat menjadi bahan ajar baru pada materi PHBS anak usia dini.
The use of storytelling techniques in extratextual activities for the development of children's expressive language skills Fitriani, Dewi; Abdul Aziz, Umar bin
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v7i2.10569

Abstract

Language skills, the key elements for children’s development, are often used as a benchmark to measure the development of all abilities he/she possessed. For early childhood, time spent at school is an opportunity for them to develop their language skills, especially expressive language. The storytelling method often found in PAUD is still less innovative. This triggers boredom and result in neglecting learning process that is detrimental to students, especially in improving expressive language skills. The use of relevant techniques in extratextual activities during the learning process combined with the storytelling method will be very helpful for children. There are 12 extratextual techniques for teachers to do and nine techniques that can be done by children. These two categories of extratextual activities can make the storytelling method richer and ensure the achievement of learning targets specifically related to children’s language acquisition. This extratextual activity can trigger the development of children's expressive language in terms of adding new vocabulary, increasing the meaning of old and new vocabulary and developing vocabulary into sentences in everyday conversation. The conditioning carried out in the application of this extratextual activity also has a positive influence in terms of four aspects of language development, namely the development of phonology, semantics, grammar and pragmatics. In phonology, children are strengthened how to pronounce the alphabet correctly; in semantics, children get meaning reinforcement and additional meaning from a vocabulary; on grammar and pragmatics, improvement is given to the arrangement of correct grammar when old and new vocabulary is used in conversation.
ANALISIS KEMAMPUAN PUSTAKAWAN DALAM MENGOPERASIKAN SLIMS DI PERPUSTAKAAN MIN 6 MODEL BANDA ACEH Cut Salsabila Amanda; Umar bin Abd. Aziz; Sabaruddin
LIBRIA Vol. 17 No. 1 (2025): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/32502

Abstract

Abstract Analysis of Librarians' Ability to Operate SLiMS at the MIN 6 Model Banda Aceh Library. This study discusses the ability of librarians to operate SLiMS. The purpose of the study was to determine the extent of librarians' ability to operate SLiMS at the MIN 6 Model Banda Aceh Library. This study used a descriptive qualitative approach to analyze librarians' abilities based on three main indicators: skills, knowledge, and work experience. Data collection techniques were conducted through observation and interviews. The informants in this study were librarians at MIN 6 Model Banda Aceh. The results showed that librarians are competent in operating SLiMS at the operational level. However, librarians' technical knowledge must be improved to maximize SLiMS's potential in managing digital libraries. Keywords: Librarian Ability, SLiMS Operation, MIN 6 Model Banda Aceh Abstrak Analisis Kemampuan Pustakawan dalam Mengoperasikan SLiMS di Perpustakaan MIN 6 Model Banda Aceh. Penelitian ini membahas tentang kemampuan pustakawan dalam mengoperasikan SLiMS. Tujuan penelitian untuk mengetahui sejauh mana kemampuan pustakawan dalam mengoperasikan SLiMS di Perpustakaan MIN 6 Model Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis kemampuan pustakawan berdasarkan tiga indikator utama : keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman kerja. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah pustakawan MIN 6 Model Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pustakawan memiliki kompetensi dalam mengoperasikan SLiMS pada tingkat operasional. Namun, pengetahuan teknis pustakawan harus ditingkatkan untuk memaksimalkan potensi SLiMS dalam mengelola perpustakaan digital. Kata kunci: Kemampuan Pustakawan, Pengoperasian SLiMS, MIN 6 Model Banda Aceh