Proceeding UMSurabaya
Vol 1 No 2 (2026): Proceeding Series LSPID UMSURA

Peran Asam Laktat Sebagai Respons Metabolik Pada Aktivitas Fisik Intensitas Tinggi

Agna Sahana Gofur (Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya)
Yulistia Alfianti (Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya)
Anissa Amellia Sari (Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya)
Athiyyatul Udhma (Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya)
Reni Anggraini (Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya)
Adzra Azizah Ilhami (Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya)
Maharani Aulia Idris (Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya)
Faiza Yulie Santika (Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya)
Naufal Rozmi Insan Kamiil (Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya)
Mokhammad Akmal Dzaki (Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya)
Kartika Prahasanti (Departemen Ilmu Pendidikan Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya)



Article Info

Publish Date
02 Jun 2026

Abstract

Latar Belakang: Aktivitas fisik intensitas tinggi memicu perubahan metabolisme energi yang signifikan, khususnya pergeseran dari metabolisme aerobik menuju anaerobik yang menyebabkan peningkatan produksi asam laktat. Asam laktat tidak hanya merupakan produk metabolik, tetapi juga berperan sebagai indikator fisiologis penting dalam menilai respons tubuh terhadap aktivitas fisik. Tujuan: Untuk meninjau dan mensintesis peran asam laktat sebagai respons metabolik pada aktivitas fisik intensitas tinggi. Metode: Kajian ini menggunakan pendekatan literature review terstruktur dengan penelusuran database Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect hingga tahun 2025. Kriteria inklusi meliputi penelitian pada manusia yang membahas hubungan antara aktivitas fisik intensitas tinggi dengan kadar asam laktat. Proses seleksi dilakukan melalui tahap identifikasi, penyaringan, dan evaluasi teks lengkap. Karena adanya heterogenitas desain penelitian, variasi protokol latihan, dan perbedaan metode pengukuran, sintesis dilakukan secara naratif. Penilaian risiko bias dilakukan secara kualitatif berdasarkan kejelasan metodologi dan konsistensi hasil. Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan intensitas aktivitas fisik berkaitan dengan peningkatan produksi asam laktat akibat dominasi metabolisme anaerobik. Kadar laktat meningkat secara signifikan ketika aktivitas melampaui ambang laktat, terutama pada latihan intensitas tinggi seperti sprint dan latihan anaerobik. Selain itu, strategi pemulihan seperti recovery aktif terbukti mempercepat eliminasi laktat, sementara adaptasi latihan jangka panjang meningkatkan efisiensi metabolisme energi dan kemampuan tubuh dalam mengelola akumulasi laktat. Keterbatasan: Heterogenitas desain penelitian, variasi protokol latihan, serta perbedaan metode pengukuran membatasi kemungkinan dilakukan sintesis kuantitatif. Kesimpulan: Asam laktat memiliki peran penting sebagai respons metabolik pada aktivitas fisik intensitas tinggi. Peningkatan intensitas aktivitas meningkatkan produksi laktat, sementara mekanisme pemulihan dan adaptasi latihan berperan dalam regulasi metabolisme energi. Temuan ini memiliki implikasi penting dalam fisiologi olahraga, perencanaan latihan, dan praktik klinis.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Pro

Publisher

Subject

Description

Proceeding Universitas Muhammadiyah Surabaya ini merupakan kumpulan Jurnal kegiatan hasil konferensi atau seminar yang diadakan oleh Masing - Masing program studi yang ada di Lingkungan Universitas Muhammadiyah ...