Patologi klinik merupakan cabang ilmu kedokteran yang berperan penting dalam mendukung diagnosis, pemantauan penyakit, dan evaluasi terapi melalui pemeriksaan laboratorium. Namun, kompleksitas parameter laboratorium, tuntutan integrasi data klinis, tingginya beban akademik, serta perkembangan teknologi diagnostik menjadikan pembelajaran patologi klinik sering dianggap sulit oleh mahasiswa kedokteran, terutama ketika pendekatan belajar masih berorientasi pada hafalan. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang efektif, berbasis bukti, dan berpusat pada mahasiswa. Literature review ini bertujuan untuk mengkaji peran patologi klinik dalam praktik medis, tantangan pembelajaran yang dihadapi mahasiswa, serta berbagai pendekatan pembelajaran yang terbukti efektif, termasuk pemahaman gaya belajar mahasiswa, penerapan case-based learning, dan pemanfaatan media serta teknologi pembelajaran seperti modul digital, video pembelajaran, simulasi laboratorium, e-learning, dan blended learning. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang menekankan pemahaman konseptual, keterlibatan aktif, dan konteks klinis mampu meningkatkan kemampuan interpretasi hasil laboratorium, penalaran diagnostik, kemandirian belajar, serta kesiapan mahasiswa kedokteran dalam praktik klinis. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan pembelajaran patologi klinik yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan kedokteran modern.
Copyrights © 2026