Penciptaan karya tari yang terinspirasi dari upacara adat Ritual Mandi Menyan yang ada di Desa Mudung Darat, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Ritual ini akan dilaksanakan apabila ada masyarakat yang terkena suatu penyakit yang berkaitan dengan hal-hal mistis. Masyarakat Mudung Darat menyebutnya sebagai penyakit “Darah Buruk” dan pengidap penyakit ini harus melalui Ritual Mandi Menyan agar bisa sembuh. Ritual Mandi Menyan adalah ritual memandikan pengidap penyakit “Darah Buruk” dengan kepala yang tertutup oleh ambung dan dikelilingi oleh piring menyan. Pelaksanaan ritual ini harus dilakukan pada waktu senja atau sebelum malam tiba. Gerak landasan penciptaan karya adalah gerak tari Belarak dan lukah Gilo yang berasal dari Kecamatan Maro Sebo. Karya tari digarap dengan tipe dramatik dan menggunakan desain dramatik krucut tunggal. Metode penciptaan tari yang digunakan terdiri dari riset, perumusan konsep, pengembangan konsep, diskusi dan perwujudan tari. Karya tari yang terdiri dari tiga bagian ini menggunakan konsep panggung arena dengan menggunakan properti anak tangga,talam dan ambung.
Copyrights © 2026