Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting yang harus menjadi prioritas utama dalam industri minyak dan gas karena tingginya potensi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Penerapan budaya K3 yang efektif diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pekerja terhadap keselamatan dan kesehatan kerja serta mendorong terbentuknya perilaku kerja yang aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam meningkatkan kesadaran keselamatan kerja di PT OMS Oilfield Services Balikpapan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, studi dokumentasi, serta checklist cara kerja. Informan penelitian terdiri dari pekerja operasional, supervisor, dan pihak manajemen yang terlibat langsung dalam penerapan K3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi budaya K3 di PT OMS Oilfield Services Balikpapan secara umum telah berjalan dengan baik, ditunjukkan melalui keberadaan kebijakan K3, penyediaan Alat Pelindung Diri (APD), pelaksanaan komunikasi K3 seperti safety talk dan toolbox meeting, kepatuhan terhadap prosedur kerja aman, serta pelaksanaan audit internal dan eksternal secara berkala. Kesadaran pekerja terhadap K3 tergolong cukup baik, tercermin dari pengetahuan K3, partisipasi dalam pelatihan, serta kepedulian terhadap keselamatan rekan kerja. Namun demikian, masih ditemukan ketidaksesuaian dalam penggunaan APD secara lengkap dan konsisten. Oleh karena itu, perusahaan perlu meningkatkan pengawasan, kedisiplinan, serta penguatan internalisasi budaya K3 guna meningkatkan kesadaran dan perilaku keselamatan kerja secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026