Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas komunikasi instruksional dalam sosialisasi program Stop Work Authority (SWA) dalam meningkatkan keberanian pekerja untuk melaporkan atau menghentikan pekerjaan yang tidak aman. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan literature review melalui kajian jurnal nasional dan internasional yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi instruksional yang jelas dan berkelanjutan, seperti melalui safety talk, mampu meningkatkan pemahaman serta mendorong perilaku kerja yang lebih aman. Penerapan SWA berkontribusi terhadap peningkatan keselamatan kerja, ditandai dengan meningkatnya pelaporan bahaya dan penurunan kecelakaan kerja hingga mencapai zero accident. Namun, implementasi SWA masih dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, keterampilan, motivasi, pengawasan, serta hambatan psikologis dan sosial pekerja. Oleh karena itu, diperlukan komunikasi yang efektif dan dukungan organisasi untuk meningkatkan keberanian pekerja dalam menerapkan SWA.
Copyrights © 2026