Era modern yang bergantung pada sistem komputerisasi menyebabkan peningkatan durasi kerja duduk statis yang berisiko terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Dalam penelitian ini memili tujuan untuk mensintesis temuan terkait analisis Risiko ergonomic pada postur kerja terhadap Musculoskeletal Disorder’s (MSDs). Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui studi literatur dengan menelaah instrumen Nordic Body Map (NBM) guna pemetaan nyeri serta Rapid Office Strain Assessment (ROSA) sebagai alat ukur risiko ergonomi. Hasil penelitan menunjukkan adanya korelasi kuat antara desain stasiun kerja dengan keluhan otot rangka, di mana area leher, bahu, punggung bawah, dan pergelangan tangan menjadi titik nyeri utama. Analisis ROSA memberikan data bahwa sebagian besar lingkungan kerja administratif berada pada kategori Risiko tinggi dengan skor > 5 yang dipicu oleh peralatan kerja yang tidak standar dan posisi tubuh yang canggung. Kesimpulan dari penelitian ini perlunya penekanan intervensi segera melalui perbaikan fasilitas fisik yang adjustable dan edukasi postur kerja sehat untuk memitigasi risiko MSDs dan menjaga produktivitas kerja.
Copyrights © 2026