Kecelakaan kerja di Indonesia masih cukup tinggi. Evaluasi terhadap metode penelitian dalam studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Proses menjadi hal yang penting. Penelitian ini menelaah 15 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2013 hingga 2025. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi metode penelitian yang digunakan serta pola rekomendasi Alat Pelindung Diri (APD) dari artikel-artikel tersebut. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan analisis konten tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kualitatif paling dominan, yaitu 6 dari 15 artikel atau 40 persen. Disusul semi-kuantitatif sebanyak 4 artikel, kuantitatif 2 artikel, dan mixed methods 2 artikel. Kata kunci Proses muncul 12 kali, sedangkan Keselamatan atau Safety muncul 11 kali. Rekomendasi pengendalian risiko masih didominasi oleh APD dan langkah administratif seperti SOP, pelatihan, dan rambu. Eliminasi dan substitusi jarang diusulkan. Kelemahan jurnal nasional meliputi sampel kecil antara 5 hingga 10 responden dan tidak adanya analisis biaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa riset K3 Proses di Indonesia perlu beralih ke metode semi-kuantitatif atau kuantitatif dengan sampel yang lebih besar. Eliminasi dan rekayasa teknik perlu diutamakan. Topik seperti NaTech, big data, kecerdasan buatan, dan integrasi safety-security masih jarang diteliti, sehingga menjadi peluang besar untuk riset selanjutnya.
Copyrights © 2026