Kebakaran akibat gangguan instalasi listrik masih menjadi salah satu permasalahan serius di kawasan permukiman padat penduduk. Kondisi instalasi listrik yang tidak memenuhi standar keselamatan, penggunaan material yang tidak sesuai, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya listrik menjadi faktor utama meningkatnya risiko kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi sistem proteksi instalasi listrik dalam upaya mengurangi risiko kebakaran pada permukiman padat penduduk melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber literatur berupa jurnal nasional terakreditasi, jurnal internasional, prosiding ilmiah, dan dokumen standar ketenagalistrikan yang dipublikasikan pada tahun 2015–2026. Proses analisis dilakukan secara kualitatif deskriptif melalui identifikasi, seleksi, pengelompokan tema, serta sintesis hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebakaran listrik umumnya disebabkan oleh hubungan arus pendek, beban listrik berlebih (overload), instalasi yang tidak sesuai standar PUIL, serta tidak optimalnya penggunaan perangkat proteksi seperti Miniature Circuit Breaker (MCB), Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB), dan grounding. Implementasi sistem proteksi yang sesuai standar terbukti efektif dalam mengurangi risiko korsleting dan kebakaran listrik. Selain faktor teknis, perilaku dan tingkat kesadaran masyarakat juga berpengaruh terhadap keselamatan instalasi listrik. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi, pengawasan instalasi listrik secara berkala, serta penerapan standar keselamatan ketenagalistrikan secara konsisten guna menciptakan lingkungan permukiman yang lebih aman dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026