Program tanggap darurat merupakan salah satu komponen penting dalam sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang bertujuan untuk meminimalkan dampak dari kejadian darurat di tempat kerja. Namun, efektivitas penerapannya masih menjadi tantangan di berbagai sektor industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan program tanggap darurat berdasarkan kajian literatur dari berbagai sumber ilmiah. Metode yang digunakan adalah literature review dengan mengkaji jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan dari rentang tahun 2021–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas program tanggap darurat dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu pelatihan dan kompetensi personel, koordinasi dan komunikasi, serta prosedur dan sistem tanggap darurat. Faktor pelatihan dan kompetensi personel menjadi faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kesiapsiagaan pekerja terhadap kondisi darurat. Selain itu, koordinasi yang baik dan prosedur tanggap darurat yang jelas juga berperan penting dalam mendukung efektivitas program. Berdasarkan hasil kajian, dapat disimpulkan bahwa program tanggap darurat dapat berjalan secara efektif apabila didukung oleh pelatihan yang berkelanjutan, sistem komunikasi yang baik, prosedur yang jelas, serta evaluasi secara berkala.
Copyrights © 2026