Penelitian ini menganalisis faktor-faktor penyebab timbulnya unsafe action (tindakan tidak aman) dan unsafe condition (kondisi tidak aman) pada kegiatan perbaikan pipa besar di PT. XYZ. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi dokumentasi di lokasi perbaikan pipa daerah Manggar. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa unsafe action terutama disebabkan oleh ketidakpatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), kebiasaan kerja yang tidak ergonomis, dan lemahnya pengawasan. Sementara itu, unsafe condition didominasi oleh permukaan licin akibat genangan air, pencahayaan kurang, cuaca buruk, dan lokasi kerja yang berdekatan dengan jalur lalu lintas. Interaksi antara kedua faktor tersebut saling memperburuk risiko kecelakaan kerja. Disimpulkan bahwa peningkatan pengawasan, disiplin prosedur, pelatihan K3 berkelanjutan, serta perbaikan kondisi fisik area kerja sangat diperlukan untuk menekan angka kecelakaan.
Copyrights © 2026