Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam pengoperasian alat konstruksi Maniacces 120 XEL (aerial work platform) di PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi partisipan pasif, wawancara, dan studi dokumentasi selama periode kerja praktek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi K3 berjalan sangat terstruktur dan mengacu pada dokumen Tata Kerja Penggunaan Alat (TKPA) No. D7-001/PHI80510/2025-S9 sebagai standar utama. Prosedur izin kerja (SIKA), analisis keselamatan pekerjaan (JSA), inspeksi rutin, dan pemeliharaan pencegahan (preventive maintenance) dilaksanakan dengan disiplin dan didukung dokumentasi yang lengkap. Kompetensi operator dijamin melalui sertifikasi dan program penyetaraan (Clover), sementara budaya K3 yang kuat tercermin dari kepatuhan terhadap alat pelindung diri (APD) dan prosedur darurat. Sistem ini berhasil menjaga integritas peralatan dan menciptakan lingkungan kerja yang aman. Penelitian menyimpulkan bahwa integrasi aspek prosedural, teknis, dan manusiawi dalam kerangka TKPA merupakan kunci efektivitas sistem K3 pengoperasian alat berat di perusahaan tersebut.
Copyrights © 2026