Laporan ini membahas evaluasi implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Instalasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana di RSUD Ratu Aji Putri Botung Penajam Paser Utara. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Tujuan utama penelitian ini adalah menilai efektivitas penerapan K3, mengidentifikasi potensi bahaya, serta menganalisis faktor lingkungan kerja yang memengaruhi keselamatan teknisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) belum optimal, terutama pada sarung tangan isolasi dan pelindung pendengaran. Lingkungan kerja seperti ruang genset memiliki tingkat kebisingan tinggi (>90 dBA), pencahayaan beberapa area kurang, serta suhu ruang mekanikal yang melebihi standar. Selain itu, pemahaman teknisi terhadap SOP pemeliharaan masih bervariasi akibat kurangnya pelatihan rutin. Analisis HIRARC mengidentifikasi pekerjaan panel listrik dan genset sebagai aktivitas dengan risiko tinggi. Secara keseluruhan, implementasi K3 telah berjalan namun belum memenuhi standar K3RS secara optimal. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan ketersediaan APD, pelatihan SOP berkala, perbaikan lingkungan kerja, serta penguatan pengawasan K3 untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja.
Copyrights © 2026