Penerapan safety sign merupakan salah satu bentuk pengendalian administratif yang berfungsi memberikan peringatan, petunjuk, dan informasi bahaya kepada pekerja, khususnya pada industri konstruksi migas yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas penerapan safety sign di PT Buma Perindahindo sebagai perusahaan konstruksi yang terlibat dalam berbagai proyek pembangunan fasilitas minyak dan gas. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara informal dengan pekerja dan petugas HSE, serta telaah dokumen keselamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan safety sign telah dilakukan pada sebagian besar area kerja seperti jalur evakuasi, area crane, area ruang terbatas, serta lokasi dengan potensi bahaya mekanik dan kimia. Namun ditemukan beberapa ketidaksesuaian seperti penempatan tanda kurang terlihat, warna yang memudar, serta belum konsistennya penggunaan standar SNI dan ANSI Z535. Evaluasi ini menegaskan bahwa safety sign berperan penting dalam mencegah kecelakaan, namun diperlukan peningkatan dari aspek desain, penempatan, dan sosialisasi.
Copyrights © 2026