Evaluasi pembelajaran memegang peranan krusial dalam menentukan arah dan keberhasilan proses pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif kontribusi evaluasi formatif dan evaluasi sumatif terhadap peningkatan hasil belajar siswa dalam ekosistem pendidikan modern, termasuk implementasi Kurikulum Merdeka dan integrasi teknologi digital. Melalui metode studi literatur, artikel ini mensintesis temuan dari berbagai riset ilmiah terkini (2020–2026). Hasil analisis menunjukkan bahwa evaluasi formatif bertindak sebagai penggerak proses (assessment for/as learning) melalui umpan balik berkelanjutan, sedangkan evaluasi sumatif berfungsi sebagai alat akuntabilitas pencapaian (assessment of learning). Kombinasi seimbang antara keduanya terbukti secara signifikan mengoptimalkan capaian kognitif, motivasi intrinsik, serta efisiensi strategi pengajaran guru.
Copyrights © 2026