Penelitian ini mengkaji efikasi penerapan metode fun learning dalam meningkatkan motivasi serta pemahaman materi Pendidikan Agama Islam (PAI) khususnya aspek fikih pada santri berusia 5–12 tahun di TPQ Nurul Ilmi, Kabupaten Tangerang. Di tengah tantangan rendahnya partisipasi santri akibat dominasi metode konvensional, pendekatan fun learning diusung sebagai strategi transformasi pembelajaran yang adaptif. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa integrasi permainan edukatif, lagu interaktif, dan role-playing mampu mengubah dinamika kelas menjadi lebih partisipatif dan kolaboratif. Hasil analisis menunjukkan peningkatan yang signifikan pada partisipasi aktif (80%), retensi hafalan (70%), dan pemahaman konsep fikih (65%), serta penurunan tingkat kejenuhan belajar sebesar 90%. Integrasi fun learning dengan nilai moral dan literasi digital terbukti berhasil mengontekstualisasikan materi agama yang bersifat abstrak menjadi lebih relevan bagi santri. Oleh karena itu, penguatan desain pembelajaran terstruktur serta pengembangan kompetensi pedagogis guru menjadi langkah krusial bagi lembaga pendidikan keagamaan dalam merespons tantangan era digital.
Copyrights © 2026