Penggunaan zat pengatur tumbuh (ZPT) sintetis dalam budidaya tanaman dapat menimbulkan risiko terhadap lingkungan, sehingga diperlukan pengembangan ZPT alami sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan. Daun kelor (Moringa oleifera) mengandung berbagai fitohormon dan senyawa bioaktif yang dapat dimanfaatkan sebagai ZPT alami. Penelitian ini dilakukan untuk mengkarakterisasi ZPT dari ekstrak daun kelor berdasarkan uji fitokimia dan aktivitas antioksidan. Proses ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96% hingga diperoleh ekstrak berbentuk kental. Karakterisasi meliputi penentuan rendemen, kadar air, pH, uji fitokimia (fenolik, flavonoid, dan tanin), serta pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH, dan hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen ekstrak yang diperoleh sebesar 10,5%, kadar air 18%, dan pH 4,58 yang tergolong asam lemah. Uji fitokimia menunjukkan hasil positif terhadap senyawa fenolik, flavonoid serta tanin. Hasil aktivitas antioksidan dari ekstrak daun kelor menunjukkan nilai IC₅₀ sebesar 149,98 ppm yang masuk dalam kategori antioksidan sedang. Hasil tersebut menyatakan bahwa ekstrak daun kelor berpotensi digunakan sebagai ZPT alami yang stabil dan memiliki aktivitas biologis, sehingga berpeluang dikembangkan lebih lanjut dalam mendukung pertumbuhan tanaman secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026