Penelitian ini mengkaji kandungan QS Al-'Asr sebagai landasan teologis manajemen waktu dan menganalisis relevansinya dengan gerakan slow living yang berkembang di era kontemporer. Persoalan utama yang melatari kajian ini ialah kecenderungan masyarakat modern yang terjebak dalam pola hidup serba cepat (fast living) sehingga kehilangan keseimbangan antara produktivitas, spiritualitas, dan kesehatan mental. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tafsir tematik (maudhu'i) dan analisis hermeneutika kontemporer. Sumber data primer meliputi kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur slow living dan kajian manajemen waktu berbasis nilai Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS Al-'Asr tidak semata-mata membicarakan kerugian manusia dalam dimensi waktu, melainkan menawarkan empat pilar penyelamatan yang secara substansial selaras dengan filosofi slow living, yakni: (1) kesadaran penuh terhadap nilai waktu (mindful time awareness), (2) orientasi amal yang berkualitas, bukan kuantitas, (3) penguatan nilai spiritual melalui iman, dan (4) saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran sebagai bentuk social well-being. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Al-'Asr mengandung pesan manajemen waktu yang holistik dan melampaui sekadar efisiensi produktif, serta secara epistemologis memperkuat fondasi slow living dengan dimensi transendental yang tidak ditemukan dalam pendekatan sekuler.
Copyrights © 2026